Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Donald Trump berbicara di depan awak media di Gedung Putih, Amerika Serikat. Yuri Gripas/Abaca - Bloomberg
Premium

Waspada Perang Dagang Baru dari Kemarahan Trump kepada Uni Eropa

01 Oktober 2020 | 16:00 WIB
Sentimen negatif di sektor perekonomian global yang baru berpeluang muncul. Kali ini tak lagi datang dari pademi Covid-19 maupun perang dagang AS-China, melainkan dari konflik dengan Uni Eropa.

Bisnis.com, JAKARTA – Belum usai pandemi Covid-19 melanda setelah adanya perang dagang AS dengan China, potensi hadirnya sentimen negatif bagi perekonomian global bisa muncul dan bermula dari Uni Eropa.

Seperti diketahui, Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) baru saja mengizinkan Uni Eropa memberlakukan hambatan tarif senilai US$4 miliar selama setahun terhadap produk AS.

Keputusan WTO itu diberikan sebagai bentuk retaliasi atas kebijakan AS yang memberikan bantuan subsidi terhadap produk pesawat Boeing Co. Langkah itu dinilai sebagai tindakan ilegal dalam kancah perdagangan global oleh WTO.

Menurut sumber Bloomberg, seperti dikutip pada Kamis (1/10/2020), keputusan itu telah dirilis oleh WTO kepada para pejabat Uni Eropa dan AS secara privat. Sementara itu, untuk pengumuman keputusan secara umum, akan dipaparkan oleh WTO dalam waktu dekat.

Nilai retaliasi yang diizinkan oleh WTO untuk diberlakukan Uni Eropa tersebut lebih kecil dari tuntutan blok negara Benua Biru tersebut. Sebelumnya, Uni Eropa menuntut agar nilai retaliasi kepada Paman Sam diberikan sebesar US$7,5 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top