Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sepeda motor Harley Davidson berjejer di diler sepeda motor gede itu di Oakland, California, AS, Kamis (16/7/2020). - Bloomberg/David Paul Morris
Lihat Foto
Premium

Gelisah India Ditinggal Harley Davidson

Pabrikan otomotif yang memutuskan hengkang dari India kembali bertambah. Harley Davidson ogah ekspansi lagi karena tingginya pajak dan penurunan kinerja.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
25 September 2020 | 16:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kabar buruk menghampiri para penggemar Harley Davidson di India. Pabrikan motor berusia 117 tahun tersebut memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan produk-produknya di Negeri Anak Benua.

Penutupan pabrik merupakan tindak lanjut setelah Harley memutuskan memecat 70 karyawan mereka di India, beberapa waktu lalu. Pemecatan adalah bagian dari misi restrukturisasi bertajuk The Rewire yang diusung CEO baru perusahaan tersebut, Jochen Zeitz.

Kedatangan pandemi Covid-19 memang makin memukul kinerja keuangan Harley yang sudah tampak rapuh sejak tahun lalu.

Pada semester I/2020, Harley mencatatkan penjualan sebesar US$1,76 juta, turun 32 persen dari posisi US$2,62 miliar pada semester I/2019.

Perusahaan juga tercatat merugi US$22,52 juta alias berbalik dari posisi untung US$323,57 juta pada semester I/2019. Ini merupakan kali pertama Harley merugi dalam laporan tengah tahun selama 1 dekade terakhir.

Dalam laporan terbaru yang dirilis pada Kamis (10/9/2020), Moody’s Investor Service juga memangkas peringkat utang jangka panjang Harley Davidson dari Baa2 menjadi Baa3. Peringkat utang jangka pendek Harley juga merosot dari P-2 ke P-3.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top