Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warganya Ditembak dan Dibakar Militer Korut, Korsel: Brutal!

Deputi Direktur Kantor Keamanan Nasional Suh Choo-suk mendesak Korea Utara untuk mengungkap kebenaran di balik tindakan tidak manusiawi itu.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 September 2020  |  15:46 WIB
Bendera Korea Utara - Reuters
Bendera Korea Utara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kantor Presiden Korea Selatan atau Cheong Wa Dae mengutuk keras atas pembunuhan yang warga sipil Korea Selatan yang menjadi korban penembakan oleh tentara Korea Utara pekan ini.

Dilansir dari Yonhap News, Kamis (24/9/2020), Deputi Direktur Kantor Keamanan Nasional Suh Choo-suk mendesak Korea Utara untuk mengungkap kebenaran di balik tindakan tidak manusiawi dan menegakkan hukum bagi mereka yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

Suh yang juga merupakan Kepala Dewan Keamanan Nasional mengatakan penembakan Korea Utara terhadap warga negara Korea Selatan yang tidak bersenjata hingga tewas dan merusak tubuhnya tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Sementara itu, Arirang melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Korea Selatan telah mengkonfirmasi terjadinya penembakan terhadap petugas pemerintah Korea Selatan yang dilakukan oleh tentara Korea Utara.

"Setelah menganalisis informasi terkait secara cermat, militer kami telah memastikan bahwa Korea Utara telah melakukan tindakan brutal dengan menembak mati dan membakar tubuh seorang warga negara Korea Selatan yang ditemukan di perairan Utara,” kata Ahn Young-ho, Kepala Direktur Operasi.

Kejadian tersebut bermula dari seorang petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan menghilang sekitar pukul 1 siang pada Senin (21/9/2020) di Pulau Yeonpyeong-do.

Laki-laki berumur 47 tahun tersebut menghilang ketika bertugas melakukan patroli di perairan di perbatasan utara yang menjadi wilayah de facto inter-Korea.

“Militer Korea Selatan mengutuk keras kebrutalan Korea Utara dan menuntut penjelasan dari Utara, dan orang yang bertanggung jawab akan dihukum,” ungkap Ahn.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara korea selatan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top