Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Botol Pepsi dipajang di gerai supermarket di AS.  - Bloomberg.
Premium

Mengenang Bos Pepsi yang Mendamaikan AS-Uni Soviet

22 September 2020 | 13:55 WIB
Sejak lama, hubungan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet atau saat ini bersama Rusia boleh dibilang sangat pelik. Namun, di balik friksi kedua negara yang acap timbul dan tenggelam, ada seorang pebisnis yang berhasil menjadi jembatan bagi hubungan kedua negara, yakni Donald. M. Kendall.

Bisnis.com, JAKARTA – PepsiCo. boleh jadi mengalami kehilangan yang cukup besar, setelah meninggalnya Donald M. Kendall. Sebab, pria tersebut mampu membawa Pepsi ke posisi penting dalam perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet.

Kendall meninggal dunia pada 19 September lalu di AS pada usia 99 tahun. Tak ada informasi yang mendetail mengenai kematian pria yang akrab disapa Don Kendall tersebut. Pernyataan resmi Pepsi Co. menyebutkan bahwa Kendall meninggal secara alamiah karena sudah tua.

Adapun, Kendall mulai dikenal di kalangan pebisnis AS setelah menjabat sebagai CEO Pepsi-Cola Co. sejak 1963. Selama masa pengabdiannya, dia menjadi arsitek dalam aksi korporasi perseroannya dengan Frito-Lay, sehingga menciptakan entitas baru Pepsi.Co.

“Come Alive! You're in the Pepsi Generation” adalah slogan legendaris milik Pepsi.Co yang diluncurkan oleh Kendall pada awal 1960an lalu.

Terlepas dalam kepiawaian bisnisnya secara murni, Kendall juga berhasil membawa Pepsi.Co ke kancah perpolitikan AS. Tak hanya di dalam negeri, melainkan juga ke luar negeri.  Dia berhasil membawa Pepsi.Co berekspansi ke Uni Soviet dan China, yang merupakan musuh bebuyutan bagi AS.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top