Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Incumbent Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe menerima karangan bunga dari Yoshihide Suga, Kepala Sekretaris Kabinet sekaligus pengganti Abe, dalam pemilihan Presiden Liberal Democratic Party (LDP) di Tokyo, Jepang, Senin (14/9/2020)./Bloomberg - AP/Eugene Hoshiko
Premium

Menebak Arah Jepang di Bawah Kemudi Yoshihide Suga

15 September 2020 | 16:56 WIB
Yoshihide Suga akhirnya terpilih menjadi nakhoda baru Jepang setelah Shinzo Abe mundur dari posisi Perdana Menteri pada Agustus 2020. Bagaimana nasib Jepang di bawah kemudinya nanti?

Bisnis.com, JAKARTA — Saat istilah Abenomics pertama kali terdengar pada awal periode kedua kepemimpinan Shinzo Abe, tepatnya pada 2012, Yoshihide Suga punya peranan penting.

Suga, kata penulis biografinya Kenya Matsuda, adalah pembisik utama Abe agar meninggalkan gaya kepemimpinan pada periode pertama yang terlalu fokus pada sentimen domestik Jepang.

"Suga mendesak Abe supaya mengedepankan agenda ekonomi di atas agenda-agenda nasionalis yang kerap digaungkan pada periode pertama kepemimpinannya," tulis Matsuda dalam bukunya Shadow Power: Chief Cabinet Secretary Yoshihide Suga seperti dilansir New York Times, Senin (14/9/2020).

Delapan tahun berlalu, kini Suga dituntut keluar dari balik tirai. Pengunduran diri Abe pada Agustus 2020 karena alasan kesehatan membuat dirinya tak punya pilihan selain tampil untuk mengambil alih kemudi Perdana Menteri (PM).

Dalam pemungutan suara yang dilakukan Partai Liberal Demokrat (LDP) pada Senin (14/9), sebanyak 377 pemilih mendukung Suga sebagai Presiden partai. Jumlah dukungan tersebut mengalahkan telak suara untuk eks Menteri Luar Negeri (Menlu) Fumio Kishida yang mendapat 89 suara dan mantan Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba dengan 68 dukungan.

“Sekarang, saya akan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Presiden baru LDP, Suga. Kita bisa mengandalkannya,” ujar Abe usai pemungutan suara.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top