Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Head of Mobile Samsung Electronics Co. Roh Taemoon mempresentasikan produk terbaru perusahaan Korea Selatan itu di San Francisco, California, AS, Selasa (11/2/2020). - Bloomberg/Michael Short\\r\\n
Premium

Berkah Samsung, Derita Huawei, dan Jaringan 5G

08 September 2020 | 14:06 WIB
Dampak negatif konflik AS-China bagi Huawei nyatanya menjadi berkah bagi Samsung untuk mengambil alih pasar perusahaan teknologi itu. Tak hanya di bisnis smartphone, Samsung kini jadi pilihan untuk pengembangan jaringan 5G.

Bisnis.com, JAKARTA — Kemalangan akibat perang dagang AS-China yang dialami perusahaan teknologi Huawei menjadi berkah tersendiri bagi salah satu kompetitor mereka, Samsung. Ceruk yang muncul akibat blokir dan pembatalan kesepakatan oleh berbagai negara terhadap Huawei dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan rintisan Lee Byung-chul tersebut.

Teranyar, Samsung baru saja resmi mencapai kesepakatan kontrak senilai 7,9 triliun won—setara US$6,6 miliar—untuk mengembangkan jaringan 5G di AS bersama Verizon.

Laporan Bloomberg pada Senin (7/9/2020), menyebut kontrak ini merupakan yang terbesar bagi Samsung dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memperkirakan dalam konteks pengembangan 5G, Samsung bakal punya peluang pangsa pasar yang bukan saja melampaui Huawei tetapi juga berpotensi besar membanting pemain-pemain global lain macam Nokia Oyj dan Ericsson.

“Dengan kontrak strategis jangka panjang ini, kami akan terus melanjutkan inovasi guna meningkatkan pengalaman menjelajah dengan perangkat seluler di kalangan pengguna Verizon,” tulis Samsung dalam keterangan resminya.

Verizon bukan yang pertama. Sebelumnya, Samsung telah menyegel berbagai kesepakatan penyediaan perangkat 5G dengan perusahaan jaringan lain seperti AT&T, Sprint, NTT DoCoMo, dan KDDI.

Kabar kontrak dengan Verizon langsung membuat harga saham Samsung di bursa Korea Selatan (Korsel) naik. Pada akhir perdagangan Senin (7/9), saham mereka diperjualbelikan di level harga 56.500 won, naik 1,6 persen dari posisi 55.600 won pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top