Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beberapa Pegawai BKPM Positif Covid, Termasuk Bahlil Lahadalia?  

BKPM menampik kabar Kepala BKPM Bahlil Dahalia positif Covid-19 meskipun dia dikabarkan sempat bekerja dari rumah. Anggota Komite Investasi BKPM, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan hasil tes PCR Bahlil menunjukkan hasil negatif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 September 2020  |  13:33 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pegawai Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sempat dinyatakan positif terinfeksi virus corona alias Covid-19, termasuk juru bicara badan tersebut Tina Talisa. Bagaimana dengan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia?

BKPM menampik kabar Kepala BKPM Bahlil Dahalia positif Covid-19 meskipun dia dikabarkan sempat bekerja dari rumah. Anggota Komite Investasi BKPM, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan hasil tes PCR Bahlil menunjukkan hasil negatif.

“Beliau sempat tes pada pekan lalu hari Jumat saat mau ke Balikpapan dan hasil tes PCR-nya negatif,” tutur Rizal, Sabtu (5/9/2020).

Rizal menjelaskan, Bahlil dan jajaran pejabat BKPM lainnya memang rutin tes menjalani tes Covid-19 baik PCR maupun swab hampir setiap dua pekan. Tes dilakukan karena mobilitas mereka tinggi.

Meski demikian, dia tak menampik Bahlil Dahalia sempat bekerja dari rumah lantaran merasa kelelahan.

“Karena beliau ada sinusitis, jadi kalau lelah sedikit langsung kambuh. Tapi sekarang sudah kembali lagi seperti biasa,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rizal mengakui bahwa beberapa pegawai BKPM dinyatakan positif virus corona. Tanpa menyebut jumlah pasti, ia hanya mengabarkan ada sejumlah pejabat yang turut terserang wabah.

“Bahkan jubir kami, Tina Talisa, sempat positif juga tapi sekarang sudah beraktivitas,” katanya.

Untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan kantor, BKPM pun menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai. WFH berlaku untuk 50 persen pegawai.

“Jadi gantian, 50 persen dari rumah, 50 persen bekerja dari kantor. Jadi supaya jangan full di kantor,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm bahlil lahadalia covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top