Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
petugas memeriksa sampel covid/19 di laboratorium PCR RSUD Sekayu. istimewa
Lihat Foto
Premium

Uji Spesimen Corona Sulit Dicapai, Target Jokowi Masuk Akal?

Sudah hampir sebulan lebih Presiden Jokowi meminta agar uji spesimen Covid-19 ditingkatkan menjadi 30.000 spesimen per hari. Namun, realisasinya masih di bawah harapan pemerintah.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com
24 Agustus 2020 | 21:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kemampuan pemeriksaan spesimen Covid-19 menjadi hal yang penting dalam upaya penanganan virus Corona, khususnya pada saat new normal seperti sekarang ini.

Secara bertahap pemerintah telah meningkatkan target uji spesimen dari yang semula 10.000 menjadi 20.000, dan terakhir ditingkatkan lagi menjadi 30.000 spesimen per hari atas permintaan dari Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada rapat terbatas percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020). 

Presiden Jokowi meminta agar pemeriksaan spesimen dengan metode tes PCR dapat ditingkatkan menjadi 30.000 spesimen per hari. 

Untuk meningkatkan pemeriksaan spesimen, Presiden minta agar dilakukan penambahan laboratorium di daerah prioritas dan mobile lab PCR. 

Namun, sudah satu bulan lebih sejak Presiden Joko Widodo minta agar target uji spesimen ditingkatkan, tetapi realisasinya masih belum memuaskan. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top