Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
lmuwan Rusia di Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, di Moskwa, mengembangkan vaksin untuk melawan penyakit virus Corona (Covid-19) - Bloomberg/Andrey Rudakov
Premium

Vaksin Covid-19: Sputnik V, Protokol Uji, dan Persaingan Global

12 Agustus 2020 | 08:56 WIB
Ibarat lomba balap sepeda, Rusia tiba-tiba melesat dan melakukan fast break dari kerumunan para petarung dengan lincah dan tak terduga.

Bisnis.com, JAKARTA - Boleh saja selama ini Amerika Serikat dan China bertengkar soal asal-usul virus Corona. Juga sah-sah saja China bersama sejumlah negara melakukan uji coba untuk menghasilkan vaksin Covid-19 seperti dilakukan AS dengan perusahaan di dalam negerinya. Tapi, Rusia tiba-tiba melesat di barisan terdepan.

Negara sisa kejayaan Uni Soviet itu mendeklarasikan Sputnik V sebagai vaksin Covid-19 dengan keefektifannya meski uji klinis belum dijalankan secara lengkap.

Ibarat lomba balap sepeda, Rusia tiba-tiba melesat dan melakukan fast break dari kerumunan para petarung dengan lincah dan tak terduga.

Rusia mengenalkan vaksin Covid-19 dengan nama Sputnik V untuk pasar asing. Nama yang mengembalikan ingatan dunia pada keberhasian Soviet meluncurkan satelit pertama dunia, Sputnik, ke luar angkasa pada tahun 1957.

Sputnik V tak pelak menjadi kibaran bendera bagi sukses Moskow mengantarkan Rusia menjadi negara pertama yang menyetujui sebuah vaksin Corona. Paling tidak begitu klaim Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menegaskan bahwa vaksin Covid-19 pertama di dunia itu siap untuk digunakan dan berharap segera memulai inokulasi massal, bahkan sebelum pengujian klinis selesai.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top