Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung memainkan game Disney Tsum Tsum Festival di konsol Nintendo Switch di Tokyo Game Show 2019 di Chiba, Jepang, Kamis (12/9/2019). - Bloomberg/Kiyoshi Ota
Premium

Adu Kuat Nintendo dan PlayStation di Tengah Pandemi

07 Agustus 2020 | 14:38 WIB
Terbatasnya aktivitas luar ruang akibat pandemi Covid-19 menjadi berkah tersendiri bagi para produsen konsol game seperti Nintendo dan Sony. Seberapa besar pengaruh pembatasan sosial terhadap kinerja mereka?

Bisnis.com, JAKARTA — Lonjakan permintaan yang dialami produsen konsol dan gim Nintendo Co., Ltd. sejak pembatasan sosial di berbagai negara terkait pandemi Covid-19, menjadi rekor tersendiri bagi perusahaan itu.

Pada Kamis (6/8/2020), perusahaan merilis laporan keuangan terbaru mereka. Hasilnya, laba bersih Nintendo Co naik 541,3 persen secara year-on-year (yoy) pada periode April-Juni 2020, dari 16,6 miliar yen jadi 106,48 miliar yen atau lebih dari US$1 miliar.

Dari segi penjualan bersih, Nintendo juga mencatatkan kenaikan lebih dari 2 kali lipat, dari 172,1 miliar yen jadi 358,1 miliar yen atau sekitar US$3,39 miliar.

Sontak torehan tersebut bikin harga saham Nintendo, yang diperdagangkan dengan kode NTDOY di bursa AS, naik ke angka US$61,32 per saham pada akhir perdagangan Kamis (6/8). Sehari sebelumnya, nilai saham NTDOY masih di kisaran US$58,74.

Kenaikan ini diproyeksi bakal terus berlanjut sampai beberapa hari ke depan. Secara keseluruhan, saham Nintendo sudah melonjak 22,88 persen secara year-to-date (ytd).

Adapun kinerja moncer laporan keuangan Nintendo masih dipengaruhi penjualan dua produk utama mereka, yaitu konsol Nintendo Switch dan gim Animal Crossing.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top