Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lockdown Dilonggarkan, Penjualan Rumah di Singapura Melonjak

Pada Juni 2020, jumlah hunian laku di Singapura naik dua kali lipat ketimbang penjualan pada Mei 2020.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  15:35 WIB
Warga Singapura bersepeda di dekat patung Marlion - Bloomberg
Warga Singapura bersepeda di dekat patung Marlion - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan pemerintah Singapura melakukan pelonggaran lockdown sejak Juni 2020 mulai mulai menuai dampak. Sepanjang bulan Juni, angka penjualan hunian di Negeri Singa naik signifikan.

Data terbaru yang dirilis Otoritas Pembangunan Perkotaan Singapura menyebutkan bahwa penjualan rumah pada bulan Juni menyentuh 998 unit. Angka itu naik dua kali lipat lebih ketimbang penjualan Mei, yang cuma mencapai 487 hunian.

"Pengembang juga mulai melihat peluang ini dan meluncurkan proyek-proyek baru, yang terhambat selama lockdown. Semoga kenaikan permintaan dan kenaikan suplai bisa bertemu," tutur kepala riset dan konsultan perusahaan APAC Reality Ltd Nicholas Mak, dikutip dari Bloomberg Rabu (15/7/2020).

Analisisi Otoritas Pembangunan Perkotaan mencatat bahwa sebagian besar pembeli hunian adalah warga lokal Singapura. Namun, jumlah orang asing yang membeli hunian juga mengalami peningkatan ketimbang Mei, meski tak disebutkan angkanya secara spesifik.

Pemerintah sudah membolehkan aktivitas luar ruang, termasuk pembangunan hunian sejak 19 Juni 2020 lalu. Pembatasan sosial dan protokol kesehatan tetap wajib diterapkan sepanjang publik melakukan aktivitas produktif.

Sejauh ini Negeri Singa belum mencatatkan satu pun kematian akibat virus Covid-19. Namun, belakangan muncul kekhawatiran karena jumlah kasus positif terus naik dalam sepekan terakhir.

Hingga Rabu (15/7/2020) pagi, data Johns Hopkins University menyebutkan bahwa total kasus positif terkonfirmasi di Singapura mencapai 46.629. Dalam 24 jam terakhir, pertambahan kasus harian di negara tersebut mencapai 347 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan singapura singapura

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top