Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo (tengah) memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Premium

Ancaman Reshuffle Jokowi dan Jeda 10 Hari

30 Juni 2020 | 11:52 WIB
Beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo mengancam akan melakukan reshuffle karena tak puas dengan penanganan pandemi Covid-19. Ada apa di baliknya?

Bisnis.com, JAKARTA — Beberapa hari belakangan, video kemarahan Presiden Joko Widodo menjadi perbincangan khalayak. Tidak mengherankan memang, karena menunjukkan Kepala Negara kecewa dengan dengan kinerja kementerian yang dianggapnya biasa-biasa saja dalam menangani pandemi Covid-19.

Dalam video rapat internal arahan Presiden Jokowi yang diunggah di kanal resmi Sekretariat Presiden di YouTube, Minggu (28/6/2020), terlihat dia menyemprot para menteri dan mengancam bakal melakukan langkah yang tidak biasa. Teguran keras tersebut disampaikannya dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dihelat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).

Dalam pidato pembukaan rapat, Jokowi beberapa kali meninggikan suaranya. Presiden ketujuh Indonesia itu menyoroti kinerja beberapa kementerian yang dinilainya tak menujukkan adanya sense of crisis.

Jokowi bahkan menyatakan siap mengambil langkah extraordinary untuk mendorong hal ini tak terulang, semisal pembubaran lembaga dan reshuffle kabinet.

"Saya harus ngomong apa adanya, enggak ada progres yang signifikan. Kalau mau minta Perppu [Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang] lagi saya buatkan asal untuk negara asal untuk rakyat. Saya pertaruhkan reputasi politik saya," katanya.

Jokowi mengkritisi penyerapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di bidang kesehatan, yang totalnya mencapai Rp75 triliun tapi baru terserap 1,53 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top