Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hacker Anonymous Retas Situs Kepolisian Minneapolis

Video, yang menunjukkan seorang hacker mengenakan token Guy Fawkes, dan berbicara dengan suara yang dimanipulasi secara elektronik diakhiri dengan pesan: ‘We Are legion. Harapkan kami.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  09:50 WIB
Ilustrasi - youtube
Ilustrasi - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok hacktivist Anonymous muncul dengan sebuah video ancaman dimana berjanji untuk mengekspos 'lebih banyak kejahatan Departemen Kepolisian Minneapolis kepada dunia' setelah kasus pembunuhan George Floyd menjadi viral.

Video, yang menunjukkan seorang hacker mengenakan token Guy Fawkes, dan berbicara dengan suara yang dimanipulasi secara elektronik diakhiri dengan pesan: ‘We Are legion. Harapkan kami.  Demikian dikutip dari Metro.co.uk.

Tidak lama setelah video dirilis, situs web Departemen Kepolisian Minneapolis dinonaktifkan dan dimatikan. Diperkirakan ini adalah pekerjaan peretas tetapi ini belum dapat dikonfirmasi. Jadi, siapa yang anonymous ? Siapa yang anonymous?

Anonymous adalah sekelompok aktivis online yang tujuan utamanya adalah untuk menargetkan kemunafikan dan korupsi. 

Kelompok ini pertama kali menarik perhatian pada 2008 ketika video Scientology hak cipta yang dibintangi Tom Cruise bocor di YouTube. Kelompok itu membagikan serangan penolakan layanan terhadap situs-situs Scientology sebagai pembalasan setelah gereja meminta video untuk dihapus. 

Kali ini, mereka membawa pesan yang memberatkan bagi Departemen Kepolisian Minneapolis, dengan menyatakan petugas yang membunuh orang dan melakukan kejahatan lain perlu dimintai pertanggungjawaban seperti kita semua. Kalau tidak, mereka akan percaya bahwa mereka memiliki lisensi untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo hacker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top