Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Jokowi Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

Presiden mengajak seluruh penyelenggara negara untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  08:41 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan resmi melalui unggahan video di akun Sekretariat Presiden mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis (7/5/2020). - Biro Pers Media Istana
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan resmi melalui unggahan video di akun Sekretariat Presiden mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kamis (7/5/2020). - Biro Pers Media Istana

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di tengah pandemi Covid-19. Presiden mengikuti prosesi melalui video conference dari Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6/2020).

Dalam upaca tersebut, Presiden menyampaikan amanat mengenai pentingnya untuk menujukan nilai-nilai pancasila di tengah masa pandemi. “Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan berkerja dalam kehidupan kita. Nilai yang berkerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah. Nilai yang terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia,” kata Presiden.

Presiden pun mengajak seluruh penyelenggara negara untuk meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Hal ini harus dilakukan tanpa membedakan kelompok, ras, dan agama.

Adapun upacara Hari Lahir Pancasila dilakukan secara virtual dan diikuti Wakil Presiden Maruf Amin, sejumlah penjabat negara, dan kepala daerah. Ketua MPR Bambang Soesatyo hadir membacakan teks pancasila dan Ketua DPR Puan Maharani membacakan pembukaan UUD 1945.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi menetapkan 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan merupakan hari libur nasional pada 2016. Penetapan ini dilakukan setelah lebih dari 70 tahun Indonesia merdeka.

Penetapan itu diatur melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 yang diteken Presiden Jokowi di hadapan tokoh nasional saat kegiatan peringatan pidato Bung Karno di Bandung, Jawa Barat. Keputusan tersebut sekaligus melengkapi Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2008 yang telah menetapkan 18 Agustus 1945 sebagai Hari Konstitusi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pancasila Presiden Joko Widodo covid-19
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top