Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden dan CEO Amazon, sekaligus pemilik The Washington Post, Jeff Bezos berbicara di acara Milestone Celebration Dinner yang digelar Economic Club of Washington DC di Washington, AS, Kamis (13/9/2018). - Reuters/Joshua Roberts
Premium

Yang Tersisa dari Pandemi: Jurang Kesenjangan Makin Menganga

26 Mei 2020 | 14:01 WIB
Pandemi virus corona ternyata tak sepenuhnya membuat ekonomi dunia tersendat. Sebaliknya, ada orang-orang yang justru mendapat keuntungan dari kondisi ini.

Bisnis.com, JAKARTA — Saat pergerakan ekonomi dunia melambat karena pandemi virus corona, ternyata ada pihak-pihak yang tetap mendapatkan keuntungan finansial. Nilainya pun tak main-main, hingga miliaran dolar AS.

Kelompok yang "beruntung" ini adalah para miliarder dunia, yang mencatatkan pertumbuhan pemasukan luar biasa sepanjang 18 Maret-10 April 2020. Bahkan, kekayaan orang-orang kaya di Amerika Serikat (AS) naik hampir 10 persen selama 3 pekan saat pandemi Covid-19 menyerang Negeri Paman Sam.

Temuan itu didapatkan dari penelitian yang dirilis oleh Institute for Policy Studies, Billionaire Bonanza 2020 : Wealth Windfall, Tumbling Taxes, and Pandemic Profiteers. Nama Jeff Bezos termasuk di dalamnya, didorong oleh meningkatnya konsumsi secara daring.

Konsumsi rumah tangga AS merosot 7,6 persen pada kuartal I/2020 year-on-year (yoy), tetapi komposisi konsumsi telah berubah ke daring. Tingginya konsumsi daring dan berita telah memacu kekayaan orang nomor 1 di AS itu, yang memiliki Amazon.com Inc. dan Washington Post.

Kekayaan Bezos terpacu 30 persen menjadi US$141 miliar, sedangkan kekayaan mantan istrinya tumbuh lebih tinggi, yakni mencapai 33 persen. Kenaikan kekayaan Bezos hingga US$25 miliar sejak 1 Januari 2020 bahkan lebih besar dibandingkan Produk Domestik Bruto (PDB) Honduras, yang sebesar US$23,9 miliar pada 2018.

Di sisi lain, Bezos juga seringkali mendapat kritik atas situasi kerja para pegawai Amazon, yang dinilai tidak mendapatkan kondisi kerja yang layak, terutama mereka yang bekerja di gudang penyimpanan barang. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top