Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja mengemas paket bantuan sosial (bansos) di Gudang Food Station Cipinang, Jakarta, Rabu (22/4/2020). Pemerintah menyalurkan paket bansos masing-masing sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan sebagai upaya untuk mencegah warga tidak mudik dan meningkatkan daya beli selama pandemi COVID-19 kepada warga yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek. - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Premium

Cek Ricek Penyaluran Bansos!

24 April 2020 | 13:37 WIB
Anggaran bantuan sosial (bansos) mesti dikawal dan diawasi terus demi mencegah adanya penyelewengan dalam distribusi.

Bisnis.com, JAKARTA — Distribusi bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 mesti dibarengi dengan pengawasan dan pengawalan dari para pemangku kepentingan, kepolisian, dan kejaksaan. Hal ini mesti dijalankan demi menekan potensi penyelewengan.

Pemerintah telah mulai mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat mulai Senin (20/4/2020).

Tahap pertama, penyaluran bantuan sosial (bansos) menyasar 1,2 juta penduduk di DKI Jakarta. Selanjutnya akan menyasar 600.000 warga di wilayah Bogor, Depk, Tangerang, dan Bekasi.

Terkait penyaluran bansos itu, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh direktur reserse mengawal pendistribusian bansos dan Kartu Prakerja dari pemerintah pusat selama wabah Covid-19 di Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top