Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Corona yang Didanai Bill Gates Mulai Dilakukan Uji Coba Klinis pada Manusia

Langkah tersebut diambil setelah perusahaan menerima izin resmi untuk melakukan pengujian klinis. Para peneliti berencana memberikan dosis kepada orang pertama pada awal minggu ini.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 07 April 2020  |  08:03 WIB
Bill Gates - Istimewa
Bill Gates - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah perusahaan bioteknologi dari Pennsylvania berencana untuk mulai menyuntikkan para relawan dengan vaksin virus corona potensial pada pekan ini.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (7/4) langkah tersebut diambil setelah perusahaan menerima izin resmi untuk melakukan pengujian klinis. Para peneliti berencana memberikan dosis kepada orang pertama pada awal minggu ini.

Vaksin eksperimental tersebut dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama Inovio Pharmaceuticals, yang telah menerima dana dari Bill and Melinda Gates Foundation dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations.

Calon obat dari Inovio diberi nama INO-4800 merupakan vaksin virus corona baru atau vaksin penyakit COVID-19 kedua yang potensial untuk memulai uji coba pada manusia di Amerika Serikat.

Sebelumnya, perusahaan bioteknologi Moderna dari Massachussets telah memulai uji keamanan atau uji klinis pada pertengahan Maret lalu.

Anthony Fauci, Director National Institute of Allegry and Infectious Diseases (NIAID) telah berulang kali mengatakan bahwa akan membutuhkan waktu setidaknya 1 tahun untuk mengetahui apakah ada vaksin yang aman dan efektif melawan virus corona.

Adapun studi vaksin Inovio dengan mendaftarkan 40 peserta dewasa di Philadelphia, di sekolah kedokteran University of Pennsylvania dan di Kansas, di pusat penelitian farmasi.

Setiap sukarelawan akan menerima dua dosis vaksin, masing-masing berjarak empat minggu. Inovio menyebut bahwa mereka mengharapkan pendatfaran cepat dalam penelitian dan hasil klinisnya diharapkan keluar kahir musim panas.

Jika hasilnya positif, perusahaan akan memulai studi lain yang berfokus pada penilaian kemanjuran atau keefektifan vaksin terhadap virus corona SARS-CoV-2 yang telah menyebabkan pandemi global penyaki COVID-19.

Sementara itu, mengingat permintaan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kondisi pandemi ini, vaksin apa pun yang telah terbukti aman dan efektif akan menghadapi tantangan besar lainnya, yakni di bidang manufaktur.

Inovio mengatakan pihaknya saat ini sedang meningkatkan kemampuan produksinya dan bertujuan untuk memiliki 1 juta dosis vaksin yang tersedia pada akhir 2020, yang dapat digunakan untuk uji klinis tambahan atau untuk keadaan darurat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top