Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers COVID-19 di Jenewa, Swiss, Senin (2/3/2020). - Bloomberg/Stefan Wermuth
Premium

Mengenal Tedros Adhanom Ghebreyesus, Pemimpin WHO di Pusat Pusaran Corona

Tedros Adhanom Ghebreyesus menjadi nama yang sering disebut-sebut terkait pemberitaan virus corona dan COVID-19. Siapa dia?

Bisnis.com, JAKARTA — Selama beberapa bulan terakhir, nama Tedros Adhanom Ghebreyesus sering disebut-sebut. Baik di reportase media maupun jurnal ilmiah, terutama yang terkait dengan kesehatan.

Sebelum wabah virus corona muncul, nama Tedros mungkin tak banyak diketahui. Padahal, sebagai Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), dia berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dunia.

Tedros lahir di Asmara pada 3 Maret 1965. Saat itu, Asmara masih menjadi bagian dari Ethiopia. Pada 1991, kota itu berubah menjadi ibu kota Eritrea, ketika berpisah dari Ethiopia.

Besar di negara dengan akses dan sistem kesehatan yang tidak memadai membuatnya paham apa yang harus dilakukan dalam menjalankan tugas di WHO. Namun, hal yang paling memengaruhinya mungkin kematian adik lelakinya ketika baru berusia 3-4 tahun. Ghebreyesus menduga adiknya meninggal karena campak.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top