Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Proses disinfektan di salah satu masjid di dekat Kuala Lumpur, Malaysia. - Bloomberg
Premium

“Tentara Diterjunkan untuk Membantu Polisi”

31 Maret 2020 | 16:13 WIB
Malaysia menjadi negara paling dekat dengan Indonesia yang memberlakukan karantina wilayah (movement control order) untuk memerangi penyebaran wabah Covid-19. Meskipun populasi kedua negara cukup berbeda, tetapi setidaknya praktek karantina wilayah yang dijalankan bisa menjadi perbandingan bagi Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA — Sejak 18 Maret 2020, Pemerintah Malaysia menginstruksikan kebijakan pembatasan pergerakan (movement control order) guna memerangi pandemi Covid-19. Bisnis.com mewawancarai warga Malaysia, Nadia Elias, Asisten Manajer KRA Group untuk mengetahui lebih jauh situasi dan kondisi terkini di Negeri Jiran. Berikut, petikannya:

Bagaimana kebijakan ‘pembatasan pergerakan’ ini dijalankan?

Pemerintah kami menyebutnya sebagai movement control order yang artinya membatasi pergerakan manusia. Kami semua diimbau untuk tetap tinggal di rumah, boleh keluar jika sangat diperlukan.

Untuk memastikan ini, polisi telah berpatroli.Ssejak kebijakan ini diumumkan, polisi akan mengawasi pergerakan masyarakat di semua kota. Ketika ada sedikit penurunan tingkat kepatuhan masyarakat, tentara kami akhirnya diterjunkan untuk membantu polisi dalam mengawasi pergerakan masyarakat.

Berkat kebijakan ini, pembatasan pergerakan manusia cukup berhasil dan tingkat kepatuhan naik menjadi 75 persen, yang artinya sangat meningkat. Mungkin kami harus sedikit meraih tingkat kepatuhan yang lebih tinggi lagi sehingga bisa melihat pengurangan jumlah kasus.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top