Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Penumpang memasuki peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Premium

Tahan Hasrat Mudik demi Memutus Penyebaran Virus Corona

Kebijakan pembatasan sosial justru dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mempercepat waktu mudik ke kampung halaman. Kondisi ini dikhawatirkan membuat penyebaran virus corona makin cepat.

Bisnis.com, JAKARTA — Pada Rabu (25/3/2020), Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengumumkan kebijakan lockdown atas kota di pesisir Jawa Tengah itu. Langkah ini disampaikan usai ada warga Tegal yang dinyatakan positif COVID-19.

"Ini demi keselamatan semua. Kami rencanakan tutup mulai 30 Maret hingga 30 Juli," ujarnya melalui pernyataan yang dipublikasikan melalui akun YouTube resmi Pemerintah Kota Tegal.

Dedy menyatakan seluruh titik masuk ke Tegal akan ditutup Movable Concrete Barrier (MBC) untuk memastikan tak ada orang yang memaksa masuk. Berat pembatas beton itu diklaim mencapai 1-2 ton, sehingga akan sulit untuk digeser tanpa menggunakan alat khusus.

Adapun pasien COVID-19 terkait disebut baru saja pulang dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Setelah tiba di Jakarta, pasien tersebut melanjutkan perjalanan ke Tegal menggunakan kereta api.


Dapatkan informasi komprehensif untuk menavigasi bisnis Anda hanya dengan Rp50.000/bulan.
Berlangganan SekarangAtau Klik Di Sini untuk berlangganan Rp15.000/minggu
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top