Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi: Kami Sudah Berhitung Hingga Waktu Puncak Virus Corona

Jokowi memastikan bahwa pemerintah telah siap menghadapi puncak virus Corona yang diperkirakan 60 hingga 80 hari ke depan. Pun, kesiapsiagaan untuk memenuhi kebutuhan sembako pada saat Hari Raya Lebaran.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  16:20 WIB
Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan keterangan pers di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden menyatakan telah memerintahkan para menteri untukmengingatkan para pejabat publik dan pihak rumah sakit agar tidak membuka data pasien positif corona serta mengajak masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada dan beraktivitas seperti biasa. ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan keterangan pers di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden menyatakan telah memerintahkan para menteri untukmengingatkan para pejabat publik dan pihak rumah sakit agar tidak membuka data pasien positif corona serta mengajak masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada dan beraktivitas seperti biasa. ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah belum berniat untuk melakukan lockdown dalam menghadapi virus Corona (Covid-19). Menurut Jokowi, kondisi saat ini masih bisa ditanggulangi dengan sejumlah langkah.

Misalnya, masyarakat diminta saling menjaga jarak dan mengurangi kerumunan orang. Pasalnya, kondisi itu akan membawa risiko lebih besar terkait penyebaran wabah Corona.

Selain itu, menurut Jokowi, pemerintah sudah siap dengan puncak wabah virus Corona, yang diperkirakan 60 sampai 80 hari ke depan. Angka 60 sampai 80 hari itu, sebelumnya dikeluarkan oleh Badan Intelejen Nasional (BIN) merujuk masa penyebaran virus sejak pertama kali pasien terinfeksi. Menurut Jokowi, pemerintah telah menyiapkan semua kemungkinan tersebut.

Termasuk di antaranya adalah, pemerintah telah menyiapkan 132 rumah sakit milik negara untuk menjadi rujukan bagi para pasien dengan gejala terpapar virus Corona. Jumlah itu ditambah dengan 109 rumah sakit milik TNI dan 65 milik Polri serta BUMN.

Menurut Jokowi, jumlah tersebut masih mungkin bertambah, di mana jika masih dirasa kurang, pemerintah akan meminta bantuan swasta.

“Kami kerahkan semuanya dalam rangka persiapan ini. Kita sudah berhitung mengenai waktu puncak [virus Corona] itu," ucap Jokowi di Istana Presiden, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020).

Jika masa puncak virus Corona sampai dengan 80 hari, maka fase tersebut melewati masa Lebaran 2020. Jokowi pun memastikan pemerintah akan menjamin stok makanan pada masa-masa tersebut.

“Saya sudah perintahkan Menko Ekonomi, Menteri Perdagangan, hingga Bulog agar menjaga sembako dan bahan-bahan pokok,” ucap Jokowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top