Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Benny Tjokrosaputro, saat masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Hanson International Tbk., memberikan penjelasan di seminar Fundamental Step for Better Future di Jakarta, Rabu (7/3/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Premium

Perkara Hukum Merundung Hanson International

21 Februari 2020 | 11:20 WIB
PT Hanson International Tbk. tengah menghadapi kasus hukum terkait gagal bayar kewajiban kepada kreditur dan pemegang saham. Salah satu petingginya juga terbelit sejumlah perkara. Apa saja masalah yang dihadapi perusahaan properti itu?

Bisnis.com, JAKARTA — Mendung tengah merundung PT Hanson International Tbk. Setelah salah satu direksinya ditahan oleh Kejaksaan Agung karena diduga terlibat korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), perusahaan properti itu tersangkut sejumlah perkara hukum.

Berdasarkan penelusuran Bisnis, emiten berkode saham MYRX itu tengah dimohonkan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) oleh pemohon bernama Lanny Nofianti. Perkara nomor 29/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst itu diagendakan menggelar sidang pertama pada Selasa (18/2/2020).

Namun, seperti disampaikan di laman resmi PN Jakpus, sidang pertama ditunda hingga Kamis (20/2), karena masih ada kelengkapan legal standing pemohon dan termohon yang belum siap. Sayangnya, belum diketahui apakah sidang tersebut berlangsung sesuai rencana atau tidak.

Tidak hanya Hanson International yang dimohonkan PKPU. Koperasi Hanson Mitra Mandiri juga tengah menghadapi persoalan hukum yang sama.

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan keterangan pers terkait penanganan dan perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/12/2019)./ANTARA FOTO-Aprillio Akbar

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top