Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Historia Bisnis : 'Politik' Dana yang Menerpa TVRI

21 Januari 2020 | 19:15 WIB
Tidak tanggung-tanggung, untuk antisipasi penolakan masyarakat membayar iuran ini, mereka minta didampingi Bakorstanasda.

Bisnis.com, JAKARTA — Sudah dikasih hati, mau jantung pula! Pepatah itu mungkin cocok untuk mengibaratkan keberadaan Televisi Republik Indonesia (TVRI).

Soal anggaran TVRI, rupanya memang sudah menjadi ‘penyakit’ menahun. Upaya perbaikan stasiun televisi nasional itu pun acapkali terganjal urusan politis.

Harian Bisnis Indonesia pernah menurunkan artikel terkait dengan sudut pandang tata kelola TVRI di usianya yang menginjak 35 tahun pada 1997. Artikel itu terbit pada 31 Agustus 1997.

Dari pandangan Bisnis, rupanya, TVRI belum puas juga. Karena itu, Yayasan TVRI yang berdiri berdasarkan Keputusan Presiden No. 215/1963, kembali memburu iuran dari masyarakat pemilik pesawat televisi.

Tidak tanggung-tanggung, untuk antisipasi penolakan masyarakat membayar iuran ini, mereka minta didampingi Bakorstanasda.

Direktur Jenderal Radio, Televisi, dan Film, (RTF) Departemen Penerangan Dewabrata mengatakan, meski sumber pendanaan TVRI sudah diperoleh dari iuran masyarakat, APBN, dan televisi swasta, tapi belum bisa mencukupi untuk mendanai kegiatan operasional TVRI.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top