Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengapa Menag Fachrul Razi Dorong FPI Diberi Izin Lagi?

Menteri Agama Fachrul Razi berpendapat bahwa ormas-ormas Islam yang ikut dalam memajukan bangsa harus terus didukung keberadaan dan eksistensinya.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 28 November 2019  |  09:23 WIB
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi berpendapat bahwa ormas-ormas Islam yang ikut dalam memajukan bangsa harus terus didukung keberadaan dan eksistensinya.

“Saya berpendapat tidak boleh satu ormas Islam apapun yang ikut dalam memajukan bangsa ini dihentikan. Saya yang mendorong FPI untuk diberikan izin lagi,” kata Fachrul Razi saat menjadi pembicara pada dialog Tokoh/Pimpinan Ormas Islam tingkat Nasional, di Jakarta, Rabu (27/11/2019), dikutip dari www.kemenag.go.id.

Fachrul menyebut saat ini FPI sudah membuat surat pernyataan setia kepada Pancasila-NKRI. Ini harus didukung, proses pengurusan surat keterangan terdaftar (SKT) FPI juga sudah mengalami kemajuan.

“Sekarang mereka, tidak akan menggugat Pancasila dan akan terus mempertahankan NKRI. Ini kita dukung,” kata Fachrul.

Dia juga menjelaskan bahwa pernyataan kesetiaan terhadap Pancasila dan NKRI sudah dibuat FPI di atas meterai dan selanjutnya Kementerian Agama akan mendalami terlebih dahulu pernyataan tersebut.

"Kami akan coba dalami lebih jauh sesuai pernyataannya itu dalam waktu dekat,” tuturnya.

Ditambahkan, setiap paguyuban atau apapun namanya, mempunyai hak yang sama untuk berserikat dan berkumpul, menyampaikan pendapat, apalagi dengan damai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri agama fpi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top