Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
/Ilustrasi
Premium

Historia Bisnis : Bapak Angkat, Program CSR di Era Pak Harto

21 November 2019 | 19:10 WIB
Program ‘bapak angkat’ menjadi bakal dari kegiatan yang saat ini dikenal sebagai tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR).

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Soeharto menegaskan pemerintah tidak akan mengeluarkan surat keputusan apapun yang mengatur penyisihan persentase laba perusahaan swasta untuk ikut melaksanakan program 'bapak angkat'.

Berita mengenai penyisihan laba dari badan usaha untuk program ‘bapak angkat’ tersebut sempat menjadi sajian utama di halaman depan Harian Bisnis Indonesia edisi 21 November 1989.

Program ‘bapak angkat’ menjadi bakal dari kegiatan yang saat ini dikenal sebagai tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR). Saat ini, yang terlibat dalam kegiatan CRS tidak hanya perusahaan BUMN dan BUMD, meainkan juga perusahaan swasta dengan melibatkan lingkungan sekitarnya.

Kepala Negara menegaskan hal itu dihadapan sejumlah pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang menemuinya di Bina Graha.

"Meski tak ada aturan khusus, diharapkan kalangan swasta mencari bentuk serta pola tersendiri dalam rangka menyalurkan bantuan kepada para pengusaha menengah dan kecil," ujar Kepala Negara dikutip Ketua Umum Kadin Indonesia, Sotion Ardjanggi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top