Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Lukisan Soekarno terpanjang di Balai Seni Museum Istana Gebang. - Antara/Irfan Anshori
Premium

Historia Bisnis : Pak Harto Bicara Jatuhnya Bung Karno

08 November 2019 | 17:57 WIB
"Sama sekali tidak pernah dan tidak akan terjadi TNI melakukan kup untuk merebut kekuasaan dalam pemerintahan," ujar Presiden.

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Soeharto mengemukakan bahwa kejatuhan Bung Karno pada tahun 1966 berlangsung secara konstitusional dan sama sekali bukan oleh kup terselubung yang dilakukan TNI.

Bung Karno atau yang dikenal dengan nama Soekarno merupakan Presiden ke-1 Republik Indonesia.

Berita mengenai pernyataan Presiden Soeharto itu menjadi pemberitaan utama Harian Bisnis Indonesia edisi Senin 7 November 1988. Pernyataan Presiden Soeharto disampaikan di Istana Negara.

"Sama sekali tidak pernah dan tidak akan terjadi TNI melakukan kup untuk merebut kekuasaan dalam pemerintahan," ujar Presiden ketika memberikan kata pengantar pada pemutaran film Djakarta 1966 di Istana Negara.

Menurut Presiden, Orde Baru juga lahir secara konstitusional dan bukan akibat kup karena lahirnya Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) sama sekali tidak ada kaitannya dengan usaha menjatuhkan Bung Karno.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top