Asean & Korsel Lakukan Pertukaran Budaya Lewat Pertunjukan Seni Bersama

Sejumlah seniman dari sejumlah negara Asia Tenggara dan Korea Selatan melakukan pertukaran budaya melalui pertunjukan seni yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 November 2019  |  20:47 WIB
Asean & Korsel Lakukan Pertukaran Budaya Lewat Pertunjukan Seni Bersama
Seniman dari sejumlah negara Asean dan Korea Selatan melakukan pertunjukan seni bersama atau Asia Traditional Orchestra (ATO) 2019 yang diselenggarakan di beberapa kota pada 3 hingga 13 November 2019. - Antara/Indriani

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah seniman dari sejumlah negara Asia Tenggara dan Korea Selatan melakukan pertukaran budaya melalui pertunjukan seni yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia.

"Ini upaya untuk mempromosikan pertukaran kebudayaan antara para artis dan musisi tradisional di Asia," ujar Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid di Jakarta pada Kamis (7/11/2019).

Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud bekerja sama dengan Asean menyelenggarakan beberapa pertunjukan kesenian yang juga melibatkan Korea Selatan bertajuk Asia Traditional Orchestra (ATO) 2019.

Forum tersebut diselenggarakan di Bali pada 3 - 13 November 2019 dengan tema “Mempertahankan Keragaman.” \

Setiap negara diwakili oleh satu komposer, dua musisi berikut dua pemain alat musik, dan juga seorang penampil, yang memang ahli di bidang grup musik ataupun orkestra tradisional.

"Mereka akan terlibat di beberapa lokakarya di bidang musik di Jakarta dan Bali. Selanjutnya para seniman ini akan berkolaborasi dan mengimplementasikannya ke dalam sebuah proyek dengan keragaman musik tradisional dan bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan musik tradisional di Asia," kata Hilmar.

Selain itu, forum itu juga berkolaborasi dengan Korean Foundation, yang mana Korean Foundation akan memfasilitasi sejumlah tempat di Jakarta sebagai lokasi pertunjukan mereka.

Sedangkan Indonesia sebagai tuan rumah akan memfasilitasi sejumlah lokakarya di Jakarta dan Bali.

Hilmar menyebutkan inisiasi Indonesia sebagai tuan rumah dikarenakan ingin membuka hubungan lebih dalam kepada sesama seniman tradisional.

"Seperti kita ketahui seniman yang terlibat selama ini berasal dari Asean dan Korea Selatan. Namun, kami mau menunjukkan bahwa Indonesia sangat kaya akan keberagaman seni budaya sehingga momen ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan dan menyajikan sekelumit dari keberagaman Indonesia," paparnya.

Melalui forum itu, Indonesia meminta dukungan penuh kepada Senior Official Meeting of Culture and Arts (SOMCA) agar konser Asia Traditional Orchestra dimasukkan dalam regulasi kerja sama Asean dengan Korea Selatan.

Para seniman mengadakan konser pada acara “2019 Korea Festival in Asean: Asia Traditional Orchestra Concert” yang bertujuan menyatukan Asia melalui pertunjukan musik.

"Kami berharap kegiatan sebesar ini akan berkelanjutan dan dilaksanakan di negara ASEAN lainnya. Bahkan Asia Traditional Orchestra ini diharapkan dapat dikembangkan dan diperkenalkan ke wilayah di luar negara ASEAN dan Korea," ucap Hilmar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
seni budaya

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top