Dicecar Soal Ukuran Radikalisme, Ini Jawaban Fachrul Razi ke DPR

Menteri Agama Fachrul Razi banyak mendapatkan pertanyaan dari anggota Komisi III DPR saat menggelar Rapat Kerja hari ini, Kamis (7/11/2019). Berikut live streaming tanggapan Fachrul Razi di Komisi VIII.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 07 November 2019  |  15:28 WIB
Loading the player ...

Bisnis-com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi banyak mendapatkan pertanyaan dari anggota Komisi VIII DPR saat menggelar Rapat Kerja hari ini, Kamis (7/11/2019).

Pertanyaan anggota Komisi VIII hampir senada dengan mempermasalahkan cadar dan celana cingkrang sebagai tolok ukur radikalisme.
Simak jalannya rapat kerja tersebut secara live dari Youtube DPR RI di atas.

Kantor berita Antara melaporkan Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily mendorong Menteri Agama Fachrul Razi dapat memahami perbedaan pandangan terhadap masalah keyakinan beragama, termasuk soal cadar dan celana cingkrang.

Ace di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, mengatakan sebagai Menag semestinya Fachrul Rozi lebih mengedepankan pandangan yang positif terkait perbedaan pandangan terhadap masalah keyakinan beragama.

"Tetapi kalau membuat kesimpulan di masyarakat bahwa penggunaan cadar dan celana cingkrang itu merefleksikan sikap radikalisme itu tidak benar," katanya, seperti dilaporkan Antara, Kamis (7/11/2019).

Soal cadar dan celana cingkrang, kata dia, sebaiknya tidak perlu diatur berlebihan.

"Menyangkut tentang penggunaan cadar dan celana cingkrang, kalau ASN kan sebenarnya sudah punya aturan tersendiri di masing-masing institusi. Jadi kalau ada melanggar ya tegakkan saja aturannya," katanya.

Adapun pelarangan cadar dan celana cingkrang karena alasan keamanan, kata Ace, belum beralasan kuat jika hanya karena insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto beberapa waktu lalu.

Meski belakangan Menag Fachrul menyampaikan klarifikasi bahwa hal tersebut hanyalah untuk mendisiplinkan para ASN di lingkungan Kemenag.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
radikalisme, Fachrul Razi

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top