Uni Eropa Harapkan Pemuda Peduli Perubahan Iklim

Kuasa Usaha Ad Interim Delegasi Uni Eropa, Charles-Michel Geurts menuturkan, Uni Eropa mendukung kaum muda untuk peduli dengan persoalan lingkungan karena adanya keprihatinan akan perubahan iklim.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  01:33 WIB
Uni Eropa Harapkan Pemuda Peduli Perubahan Iklim
Pekerja membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di pondok pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wali Barokah di Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (16/5/2019). - ANTARA / Prasetia Fauzani

Bisnis.com, JAKARTA – Uni Eropa mengharapkan pemuda-pemudi Indonesia  diharapkan bisa menjadi garda terdepan untuk menjaga kelestarian alam dan peduli akan perubahan iklim.

Kuasa Usaha Ad Interim Delegasi Uni Eropa, Charles-Michel Geurts menuturkan, Uni Eropa mendukung kaum muda untuk peduli dengan persoalan lingkungan karena adanya keprihatinan akan perubahan iklim. Uni Eropa berharap dapat melihat lebih banyak program komunitas kaum muda berjalan secara berkelanjutan di Indonesia.

Hal itu disampaikannyq dalam acara penutupan  Uni Eropa dan negara-negara anggotanya di Pekan Diplomasi Iklim di Indonesia.

“Kami tidak ingin kolaborasi yang konstruktif ini berakhir di sini, dan nuansa positif yang sudah terbangun ini memudar. Sebagai kelanjutan dari Pekan Diplomasi Iklim tahun ini, kami akan meneruskan kerjasama dengan mitra-mitra yang sudah ada, melalui kampanye yang kami sebut sebagai Greenmix,” ucap Geurts dalam keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (8/10/2019).

Adapun gerakan kaum muda secara global dalam aksi iklim merupakan bukti meningkatnya kesadaran di masyarakat bahwa perubahan iklim adalah kenyataan yang sudah semakin mendesak saat ini.

“Selama Pekan Diplomasi Iklim, kami menyaksikan bahwa sudah banyak upaya dan program inovatif yang fokus pada iklim. Lebih menggembirakan lagi adalah mengetahui bahwa anak muda Indonesia berada di belakang gerakan dan komitmen ini,” tambah Geurts.

Dalam Pekan Diplomasi Iklim tahun ini, Uni Eropa mempersembahkan 15 kegiatan dan bermitra dengan tujuh kedutaan besar negara anggota Uni Eropa, satu kementerian, 19 mitra institusi, organisasi dan komunitas, serta 12 pemimpin opini atau selebriti Indonesia.

Kegiatan-kegiatan tersebut mengangkat beragam persoalan perubahan iklim yakni seputar pelestarian hutan dan lautan, energi terbarukan, pertanian yang berkelanjutan, produksi dan konsumsi yang bertanggungjawab, serta perencanaan tata kota yang berwawasan hijau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perubahan iklim

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top