Disebut Layak Jabat Menko Perekonomian, Ini Respons Mahendra Siregar

Nama Mahendra muncul sejak beberapa hari lalu. Dia dinilai cocok menggantikan Darmin Nasution. Mahendra diyakini mampu mengetahui berbagai masalah perekonomian dalam negeri sehingga mudah memberikan solusi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  17:43 WIB
Disebut Layak Jabat Menko Perekonomian, Ini Respons Mahendra Siregar
Mahendra Siregar - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Mahendra Siregar disebut-sebut layak masuk bursa calon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Lalu, bagaimana tanggapan Mahendra?

Nama Mahendra muncul sejak beberapa hari lalu. Dia dinilai cocok menggantikan Darmin Nasution. Mahendra diyakini mampu mengetahui berbagai masalah perekonomian dalam negeri sehingga mudah memberikan solusi.

Saat ditanya tentang kabar tersebut Mahendra menyebut banyak skenario yang beredar terkait namanya, sehingga dia sendiri kesulitan memantau isu yang beredar.

"Soal yang ditanyakan itu tampaknya skenario yang beredar banyak ya. Agak sulit juga memantaunya," kata Mahendra melalui pesan Whatsapp kepada Bisnis, Rabu (9/10/2019).

Mahendra tak menjawab secara gamblang apakah akan menerima pinangan tersebut jika benar Presiden memintanya menjadi Menteri Koordinator. 

"Saat ini tugas sebagai Dubes [Indonesia untuk Amerika Serikat] juga membantu Presiden. Saya sendiri juga punya preferensi tentunya," terangnya.

Sebelum menjabat sebagai Dubes AS, Mahendra Siregar tercatat telah menduduki sejumlah posisi di pemerintah. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan pada 2010 - 2011 dan menjabat Wakil Menteri Keuangan pada 2011 - 2013.

Mahendra juga sempat ditunjuk sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 2013 - 2014. Mahendra juga pernah menjabat Direktur Eksekutif Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC), yaitu perkumpulan negara-negara yang memproduksi kelapa sawit.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan Mahendra bukan orang baru di dunia perekononian Indonesia.

Menurutnya Faisal pengalaman Mahendra di bidang ekonomi sudah baik. Mahendra pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional.

“Kita berbicara kompetensi dan juga kita berharap orang-orang yang terpilih harus bisa mengatasi permasalahan atau memberbaiki kelemahan dan fungsi pada Kementerian Koordinator Perekonomian lima tahun terakhir ini,” kata Faisal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top