LAPORAN DARI DUBAI: Teknologi Tinggi Dongkrak Investasi Asing Hingga Rp177 Triliun

Pada semester I/2019, Dubai mencatatkan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) tumbuh 135% menjadi 46,6 miliar dirham (sekitar US$12,52 miliar atau Rp177,71 triliun). Proyek dengan komponen teknologi tinggi dan menengah berkontribusi 47% terhadap total FDI.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 03 Oktober 2019  |  09:50 WIB
LAPORAN DARI DUBAI: Teknologi Tinggi Dongkrak Investasi Asing Hingga Rp177 Triliun
Dubai Quraniq Park di Al Khawaneej, Uni Emirat Arab. - Istimewa

Bisnis.com, DUBAI—Pada semester I/2019, Dubai mencatatkan investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) tumbuh 135% menjadi 46,6 miliar dirham (sekitar US$12,52 miliar atau Rp177,71 triliun). Proyek dengan komponen teknologi tinggi dan menengah berkontribusi 47% terhadap total FDI.

Yang Mulia Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota sekaligus Ketua Dewan Eksekutif Dubai, mengatakan pertumbuhan FDI menjadi bukti kepercayaan pebisnis global terhadap ekonomi Dubai.

Nilai FDI sebesar 46 miliar dirham pada semester I/2019, yang tumbuh 135% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menempatkan Dubai ke dalam tiga lokasi dengan FDI global tertinggi.

"Sesuai visi Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA sekaligus Pemimpin Dubai, kita menciptakan iklim investasi untuk kebutuhan global," paparnya dalam siaran pers, Rabu (2/10/2019).

Iklim ramah investasi di Dubai dibentuk dengan mempertimbangkan aspirasi para investor, pengusaha, dan juga perkembangan teknologi. Menurut Hamdan, Dubai sangat berhasil dalam mengembangkan teknologi, dan memiliki misi untuk menjadi kota paling cerdas di dunia.

Dari sejumlah proyek FDI pada paruh pertama 2019, proyek dengan komponen teknologi tinggi dan menengah berkontribusi 47%. Kriteria itu berdasarkan klasifikasi Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pengembangan (OECD).

Selain itu, proyek FDI dengan komponen toknologi tinggi dan menengah menyumbang 48% dari 24.294 pekerjaan baru. Hamdan menyampaikan, berdasarkan data Financial Times, Dubai berada di peringkat 9 secara global dalam penciptaan lapangan kerja baru melalui FDI.

Berbagai pencapaian tersebut merupakan inisiatif dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan inovasi ekonomi di Dubai serta Uni Emirat Arab (UEA).

Fahad Al Gergawi, Chief Executive Officer Dubai FDI, mengatakan pencapaian hasil FDI pada semester I/2019 merupakan yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Peningkatan investasi asing itu disebabkan adanya pengarahan kucuran modal, pengembangan teknologi, dan peningkatan produktivitas.

Hal ini mencerminkan kesiapan Dubai dalam menangkap potensi investasi. Selain itu, Dubai juga sangat mendukung pertumbuhan bisnis dan startup global, sekaligus menjadi pintu gerbang ke pasar regional dan global.

Berdasarkan data Dubai FDI Monitor, tutur Al Gergawi, Dubai yang merupakan salah satu emirat di UEA menarik 257 proyek FDI pada Januari--Juni 2019.

Sejumlah 61% merupakan proyek greenfield, kemudian 27% adalah proyek baru, 6% investasi ulang, 5% merger dan akuisisi, serta 1% usaha patungan (joint ventures/ JV) baru.

Negara penyumbang FDI ke Dubai terbesar ialah Amerika Serikat sebesar 34%, selanjutnya China 28%, Inggris 11%, Prancis 5%, dan Singapura 5%. Kelima negara itu berkontribusi 83% terhadap total FDI pada paruh pertama 2019.

Sejumlah proyek besar yang berkontribusi signifikan terhadap FDI ialah akuisisi Careem oleh Uber dan investasi Mastercard International, dimana keduanya berkontribusi 13 miliar dirham (sekitar US$3,54 miliar atau Rp50,23 triliun).  

Selain itu, ada juga pengembangan proyek baru seperti kantor pusat HSBC di Timur Tengah senilai 918 juta dirham, W Palm Hotel oleh Marriott sebesar 745 juta dirham, fasilitas Solar Hydrogen dari Siemens sebesar 248 juta dirham, dan pusat pelatihan BMW senilai 29 juta dirham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dubai

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top