Pelantikan DPR : Tak Sampai 30.000 Suara, 23 Politisi Berikut Masuk Senayan

23 anggota DPR yang dilantik hari ini masuk Senayan bermodalkan suara ‘minimalis’ atau di bawah 30.000 suara. Padahal, di dapil yang sama seorang caleg bisa merebut suara lebih tinggi, tetapi nasib tak seberuntung mereka.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  15:45 WIB
Pelantikan DPR : Tak Sampai 30.000 Suara, 23 Politisi Berikut Masuk Senayan
Suasana pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Selasa, 1 Oktober 2019, sebanyak 575 politisi dilantik dan disumpah sebagai anggota DPR periode 2019-2024.

Mereka masuk Senayan berkat perjuangan merebut simpati rakyat selama Pileg 2019. Perolehan suara partai politik dan coblosan si calon anggota legislatif itu sendiri menjadi penentu mendapatkan status wakil rakyat.

Meski demikian, aroma keberuntungan tidak bisa dilepaskan dari keterpilihan mereka. Di sebuah daerah pemilihan (dapil), bisa saja seorang caleg meraih suara lebih tinggi, tetapi kompetitor dari partai lain yang masuk DPR.

Bisnis.com mencatat 23 anggota DPR yang dilantik hari ini masuk Senayan bermodalkan suara ‘minimalis’ atau di bawah 30.000 suara. Padahal, di dapil yang sama seorang caleg bisa merebut suara lebih tinggi, tetapi nasib tak seberuntung mereka.

Di Dapil Sumatra Utara III, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengumpulkan 27.277 suara. Padahal, Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Arya Sinulingga meraup 42.895 suara.

Dari sisi perolehan suara partai politik, Perindo sebenarnya bisa mendapat kursi DPR di Dapil Sumut III. Sayang, partai nomor urut 9 itu tidak lolos ambang batas masuk parlemen sehingga perolehan suaranya tidak dapat dikonversi menjadi bangku Senayan.

Bisa juga anggota DPR masuk Senayan karena terbantu dengan teman separtai. Politisi PKS Kurniasih Mufidayati meraup 24.294 suara di Dapil DKI Jakarta II, nomor dua di bawah Hidayat Nur Wahid yang mengoleksi 281.372 suara.

Figur Hidayat mengatrol jatah PKS di Dapil DKI Jakarta II dengan dua kursi DPR. Meski gap dengan Hidayat terlalu jauh, Kurniasih bisa menemani bekas Ketua MPR tersebut.

Ada pula faktor dapil yang pemilihnya memang tidak terlalu padat. Politisi Demokrat Hasan Saleh bermodalkan 18.905 suara di Dapil Kalimantan Utara. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), daftar pemilih tetap Kaltara sebanyak 450.108 jiwa.

Perolehan suara partai politik maupun caleg di Dapil Kaltara tidak sebesar di Jawa. Dua anggota DPR lain dari Dapil Kaltara pun meraih 30.00-an suara.

Jika semua anggota DPR tersebut masuk Senayan melalui kompetisi, lain lagi dengan politisi Partai Gerindra Mulan Jameela. Bekas vokalis Ratu ini sebenarnya tidak masuk daftar anggota DPR terpilih karena hanya dicoblos 24.192 pemilih di Dapil Jabar XI.

Namun, gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berhasil memaksa DPP Gerindra mencopot Ervin Luthfi yang seharusnya berhak atas kursi DPR ketiga jatah partainya di Dapil Jabar XI. Bahkan, Gerindra memecat pula Fahrul Rozi yang bertengger di peringkat keempat perolehan suara.

Dengan pencopotan dua kader itu, Mulan yang awalnya di peringkat kelima menyodok peringkat ketiga. KPU pun menetapkan istri Ahmad Dhani tersebut sebagai anggota DPR terpilih dan dilantik hari ini.

Berikut daftar anggota DPR periode 2019-2024 yang meraup suara di bawah 30.000 suara pada Pileg 2019:

1. Hinca Pandjaitan (Demokrat)/27.277 suara/SUMUT III

2. Darul Siska (Golkar)/26.920 suara/SUMBAR I

3. Muhammad Iqbal (PPP)/28.949 suara/SUMBAR II

4. Alimin Abdullah (PAN)/29.237 suara/LAMPUNG II

5. Ichsan Soelistio (PDIP)/25.651 suara/BANTEN II

6. Martina (Gerindra)/28.539 suara/BANTEN III

7. Ananta Wahana (PDIP)/26.662 suara/BANTEN III

8. Christina Aryani (Golkar)/26.159 suara/DKI II

9. Kurniasih Mufidayati (PKS)/24.294 suara/DKI II

10. Teddy Setiadi (PKS)/27.862 suara/JABAR I

11. Endang Setyawati Thohari (Gerindra)/28.618 suara/JABAR III

12. Tjetjep Muchtar Soleh (Nasdem)/21.596 suara/JABAR III

13. Satori (Nasdem)/28.294 suara/JABAR VIII

14. Yanuar Prihatin (PKB)/28.012 suara/JABAR X

15. Mulan Jameela (Gerindra)/24.192 suara/JABAR XI

16. Bramantyo Suwondo (Demokrat)/27.934 suara/JATENG VI

17. Lucy Kurniasari (Demokrat)/28.378 suara/JATIM I

18. Aminurokhman (Nasdem)/27.102 suara/JATIM II

19. Krisantus Kurniawan (PDIP)/27.091 suara/KALBAR II

20. Iwan Kurniawan (Gerindra)/29.327 suara/KALTENG

21. Bambang Purwanto (Demokrat)/24.154 suara/KALTENG

22. Hasan Saleh (Demokrat)/18.905 suara/KALTARA

23. Edward Tannur (PKB)/24.052 suara/NTT II

Sumber: KPU, 2019, diolah

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anggota dpr, pileg 2019

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top