Mahasiswa Dipukul Mundur, Terpecah ke Slipi dan Palmerah. Ini videonya

Konsentrasi demonstran mahasiswa di depan Gedung DPR berhasil tercerai berai setelah polisi menembakkan water canon dan gas air mata.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 24 September 2019  |  16:51 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA - Konsentrasi demonstran mahasiswa di depan Gedung DPR berhasil tercerai berai setelah polisi menembakkan water canon dan gas air mata.

Mereka terdesak ke arah utara Gedung DPR dan terpecah ke dua arah, yaitu ke arah barat menuju Palmerah dan ke arah utara melintasi jalan layang menuju Slipi.

Mahasiswa mencoba melakukan perlawanan dengan melemparkan benda-benda ke arah aparat keamanan.

ibuan mahasiswa yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi (PT), baik negeri maupun swasta, berkumpul di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Berdasarkan pantauan Bisnis, massa mahasiswa sudah mulai berkumpul untuk melakukan aksi protes sejak siang hari. Bukannya berkurang, gelombang mahasiswa terus berdatangan ke depan gedung wakil rakyat.

Aksi mahasiswa merupakan bentuk kritik terhadap keputusan DPR RI dan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mengesahkan revisi Undang-Undang KPK. Selain itu, massa juga menolak niat eksekutif dan legislatif yang ingin merevisi KUHP serta undang-undang lain.

Sebelumnya, beberapa pasal kontroversial dalam RKUHP menjadi sorotan, seperti pasal penghinaam presiden dan wakil presiden, pasal perzinahan, pasal aborsi, pasal kohabitasi atau kumpul kebo, hingga pasal tentang korupsi.

Sebanyak 18.000 personel gabungan ikut mengawal jalannya aksi. Dua unit water canon bersiaga di depan pintu utama DPR. Selain itu, kawat berduri juga dipasang di depan pintu masuk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
demo

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top