Subsidi Dipangkas, Penjualan Mobil Listrik di China Turun untuk Pertama Kalinya

Penjualan mobil listrik global turun untuk pertama kalinya dalam sejarah pada bulan Juli setelah China mengurangi subsidi pembelian.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 September 2019  |  14:30 WIB
Subsidi Dipangkas, Penjualan Mobil Listrik di China Turun untuk Pertama Kalinya
Mobil listrik NIO ES8 di Shanghai, China - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan mobil listrik global turun untuk pertama kalinya dalam sejarah pada bulan Juli setelah China mengurangi subsidi pembelian.

Dilansir dari Bloomberg, lembaga riset Sanford C. Bernstein mencatat penjualan mobil listrik di seluruh dunia turun 14 persen menjadi sekitar 128.000 kendaraan pada bulan Juli. Penjualan China dan Amerika Utara melemah, sedangkan penjualan di Eropa meningkat.

Pertumbuhan di China, produsen dan pasar terbesar untuk kendaraan listrik, melambat karena pengurangan subsidi kendaraan listrik serta perlambatan ekonomi, sehingga membebani keputusan pembelian konsumen.

Diketahui, pemerintah China mengurangi pendanaan untuk pembelian kendaraan energi baru secara pribadi mulai 26 Juni untuk mendorong produsen mobil agar fokus pada inovasi produk.

Meskipun kendaraan listrik hanya menyumbang beberapa persen dari pasar mobil global, para produsen berlomba-lomba mengembangkan segmen tersebut untuk pertumbuhan di masa depan. Melambatnya permintaan mobil berbahan bakar minyak menyebabkan penurunan pasar mobil di seluruh dunia, dipimpin oleh penurunan bersejarah di China.

Bernstein mencatat, selama tujuh bulan pertama tahun ini, pasar mobil listrik global menunjukkan pertumbuhan 35% persen. Perusahaan memperkirakan bahwa penjualan setahun penuh akan naik sebesar 23 hingga 48 persen menjadi 2,4 juta hingga 2,9 juta unit pada 2019.

"Tidak mengherankan jika momentum pertumbuhan terhenti pada Juli di tengah pemotongan subsidi," kata analis Bernstein dalam laporan itu.

"Meskipun diperkirakan ada pelemahan jangka pendek pada paruh ke dua tahun 2019, kami terus positif pada permintaan mobil listrik dalam jangka panjang," lanjut mereka, seperti dikutip Bloomberg.

Tesla Inc. memimpin pasar mobil listrik penumpang dengan penjualan sekitar 20.000 unit pada bulan Juli, diikuti oleh BYD Co., merek China yang didukung oleh Warren Buffett.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mobil Listrik, china

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top