Otak Pembunuhan Ayah dan Anak Diboyong Ke Polda Metro Jaya

Otak pembunuhan ayah dan anak di Lebak Bulus Jakarta Selatan akhirnya tiba di Polda Metro Jaya, Kamis (29/8/2019).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  18:09 WIB
Otak Pembunuhan Ayah dan Anak Diboyong Ke Polda Metro Jaya
Tersangka AK saat tiba di Polda Metro Jaya. - Bisnis/Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA - Otak pembunuhan ayah dan anak di Lebak Bulus Jakarta Selatan akhirnya tiba di Polda Metro Jaya, Kamis (29/8/2019).

Tersangka berinisial AK yang tidak lain merupakan istri dan ibu dari korban pembunuhan pekan lalu itu tiba sekitar pukul 17.30 WIB. AK didatangkan dari Polda Jawa Barat setelah ditangkap beberapa hari lalu di daerah itu.

AK dibawa menggunakan mobil MPV oleh tiga orang penyidik. Saat tiba di lokasi, tersangka berusaha menutup wajahnya menggunakan masker dan jaket berwarna hitam. Tidak sepatah katapun dikeluarkan olehnya saat tiba di Mapolda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah memeriksa lima orang saksi untuk mendalami kasus tersebut. Seluruh saksi merupakan tetangga rumah korban yang mengetahui atau mendengar kejadian itu.

"Tentunya nanti kita akan bisa mengetahui bagaimana runtutnya peristiwa pidana tersebut dari perencanaan pembunuhan yang tersangka lakukan di sebuah apartemen di Jakarta Selatan," katanya di Polda Metro Jaya, Kamis (29/8/2019).

Dari tersangka AK polisi akan mengatahui berapa orang pelaku pasti dalam aksi pembunuhan tersebut. Selain itu petugas akan mempelajari lebih lanjut kasus tersebut dan merekonstruksikan kejadian perkara.

Dalam melaksanakan aksinya, AK dibantu oleh KV yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri. Kini KV masih dalam perawatan medis setelah diketahui mengalami luka bakar saat berusaha membakar mobil berserta dua orang korban.

Adapun korban bernama Edi Chandra (54) dan Muhammad Ali Pradana alias Dana (23). AK diketahui merupakan istri muda korban Edi Chandra. Sedangkan Dana adalah anak tiri tersangka AK.

Hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut. Kabar terakhir diketahui tersangka diduga membunuh kedua korban sedang terlilit hutang hingga Rp10 miliar. Rencananya AK hendak menjual rumah mereka untuk prosea pelunasan namun dilarang oleh dua korban.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembunuhan

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top