Ikuti Lomba Ini, Dijamin Bisa 'Nyinyiri' DPR Sepuasnya Tanpa Ditangkap

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan bahwa siapa pun boleh memberikan masukan dan kritik kepada DPR tanpa perlu rasa takut.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  19:44 WIB

Kabar24.com, JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menggelar lomba lawakan tunggal atau stand up comedy ‘Kritik DPR’. Lomba itu guna mempertegas bahwa parlemen sangat terbuka dengan kritik dari masyarakat.

Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan bahwa siapa pun boleh memberikan masukan dan kritik kepada DPR tanpa perlu rasa takut.

"DPR RI saat ini sudah menjadi parlemen terbuka. Siapa pun boleh menyampaikan kritik kepada DPR tanpa harus merasa takut. Semakin banyak yang mengkritik akan semakin bagus bagi peningkatan kinerja DPR RI,” ujarnya dikutip dari keteranggan resminya, Jumat (23/8/2019).

Melalui stand-up comedy, DPR RI ingin mengajak kaum milenial untuk melek politik dan menyampaikan kritik dengan gaya zaman now.

"Tradisi menyampaikan kritik melalui humor harus terus ditumbuhkembangkan di Indonesia. Melalui humor, kritik yang disampaikan akan terasa lebih segar," katanya.

Dia menilai kritik melalui humor sangat efektif. Kegelisahan masyarakat terhadap berbagai persoalan dapat disuarakan melalui materi yang dibawakan para komika.

"Seorang stand up comedian yang cerdas mampu membuat orang menertawakan dirinya sendiri, meskipun dia sedang menjadi sasaran kritik tersebut. Lihat saja bagaimana para anggota DPR tertawa terbahak pada lomba stand-up comedy tahun lalu, padahal saat itu mereka tengah dijadikan 'sasaran tinju' para komika," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia lomba stand-up comedy 'Kritik DPR' Iwel Sastra menjelaskan lomba ini terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia.

Dari seluruh peserta yang mendaftar, panitia akan memilih 50 peserta untuk mengikuti babak penyisihan. Pendaftaran dilakukan tanpa dipungut biaya apapun.

"Pembatasan jumlah peserta ini agar dewan juri bisa menikmati penampilan peserta sambil memberikan penilaian. Pembatasan ini juga menjadi seleksi awal, karena kalau tidak dibatasi peserta bisa tembus ratusan," papar Iwel.

Babak penyisihan akan dilaksanakan pada tanggal 5 September 2019. Sedangkan babak final akan dilaksanakan tanggal 10 September 2019. Lokasi lomba di Gedung Nusantara II DPR RI.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui email lombastandupcomedykritikdpr@gmail.com hingga tanggal 31 Agustus 2019. Hadiah yang diberikan sangat menggiurkan.

Pemenang pertama mendapatkan hadiah Rp25 juta, pemenang kedua mendapatkan hadiah Rp15 juta dan pemenang ketiga mendapatkan hadiah Rp10 juta.

“Mari beramai-ramai mengkritik DPR tanpa perlu takut ditangkap."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dpr, stand up comedy

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top