Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) dan sejumlah pejabat terkait berdiskusi saat mengunjungi Bukit Soeharto, di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (7/5/2019). - Setkab/Anggun
Premium

Ibu Kota 'Rasa' Pasangan Baru

16 Agustus 2019 | 19:14 WIB
Dampak sosial dipandang tak kalah penting dari efek ekonomi dalam kebijakan pemindahan ibu kota negara.

Bisnis.com, JAKARTA -- “Perpindahan ibu kota itu macam menikah. Kita tidak menikahkan dua orang, tapi dua keluarga.”

Pernyataan itu dikemukakan pengamat sosial lulusan master University of Leicester, Luvdhy Sarwo Edi. Pendapat ini disampaikannya bukan tanpa alasan.

Di Indonesia, pernikahan memang tidak menjadi hal yang sederhana. Banyak hal harus dipertimbangkan dan dibahas calon pasangan beserta keluarga masing-masing sebelum akhirnya resmi menikah.

Perdebatan seperti penentuan jumlah patungan, lokasi resepsi, adat yang digunakan, hingga jumlah undangan kerap muncul sebelum pernikahan terlaksana. Setelah menikah, perdebatan antar keluarga tidak berarti hilang.

Tak jarang kita mendengar kisah adanya kesepakatan lokasi tinggal pasangan tiap pekan demi membahagiakan orang tua masing-masing. Misal, pekan ini pasangan tersebut tinggal di rumah orang tua pria dan pekan berikutnya pindah ke kediaman orang tua wanita.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top