Trump Tangguhkan Batas Waktu Pemberlakuan Tarif 10 Persen untuk Produk China

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangguhkan batas waktu 1 September untuk pemberlakuan sisa tarif 10 persen pada impor China disamping menunda bea masuk ponsel, laptop, dan barang-barang konsumsi lainnya dengan harapan mengurangi dampaknya terhadap penjualan AS pada musim liburan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  07:04 WIB
Trump Tangguhkan Batas Waktu Pemberlakuan Tarif 10 Persen untuk Produk China
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Reuters/Jonathan Ernst

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menangguhkan batas waktu 1 September untuk pemberlakuan sisa tarif 10 persen pada impor China disamping menunda bea masuk ponsel, laptop, dan barang-barang konsumsi lainnya dengan harapan mengurangi dampaknya terhadap penjualan AS pada musim liburan.

Penundaan tersebut, yang mempengaruhi sekitar setengah dari daftar target tarif senilai US$300.000 AS atas produk impor China, telah membuat harga saham naik tajam dan menjadi incaran dari kalangan peritel dan kelompok perusahaan teknologi.

Kenaikan harga saham juga dipengaruhi oleh berita bahwa para perunding perdagangan akan kembali melakukan pertemuan.

Tarif 10 persen tersebut akan berlaku mulai 15 Desember untuk ribuan produk termasuk pakaian dan alas kaki.

Kebijakan itu akan membantu musim belanja liburan dari dampak perang dagang AS-China.

"Kami melakukan ini untuk musim Natal karena pengenaan tarif akan berdampak pada pelanggan AS," kata Trump kepada wartawan di New Jersey seperti dikutip Reuters, Rabu (14/8/2019).

Menurutnya, penundaan pengenaan tarif itu sengaja dilakukan agar tidak mempengaruhi musim belanja Natal. 

Kantor Perwakilan Perdagangan AS  mengumumkan keputusan itu hanya beberapa menit setelah Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He menelepon para pejabat perdagangan AS.

Liu setuju dengan Kepala Perwakilan Perdagangan Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin untuk berbicara lagi melalui telepon dalam dua minggu ke depan, menurut kementerian itu.

Trump mengatakan kedua pihak masih akan bertemu pada awal September sesuai jadwal.

Penundaan tarif pada bagian substansial dari daftar impor China yang tersisa senilai US$300 miliar membuat saham AS melonjak. Sebelumnya saham-saham AS melemah dalam sepekan terakhir.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat, Donald Trump, perang dagang AS vs China

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top