Bentrokan di Bandara Hong Kong Pecah Usai Penghentikan Penerbangan

Polisi dan pengunjuk rasa bentrok di bandara internasional Hong Kong pada Selasa (13/8/2019) malam setelah penerbangan untuk hari kedua terganggu dan krisis politik di bekas jajahan Inggris tersebut semakin parah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  06:49 WIB
Bentrokan di Bandara Hong Kong Pecah Usai Penghentikan Penerbangan
Unjuk Rasa Damai para demonstran anti/pemerintah di Bandara Hongkong

Bisnis.com, HONG KONG - Polisi dan pengunjuk rasa bentrok di bandara internasional Hong Kong pada Selasa (13/8/2019) malam setelah penerbangan untuk hari kedua terganggu dan krisis politik di bekas jajahan Inggris tersebut semakin parah.

Di hari kedua kerusuhan di bandara, seperti dikutip Antara dari laporan Reuters, ribuan pengunjuk rasa berpakaian hitam menduduki terminal sambil meneriakkan dan menyanyikan yel-yel serta membentangkan spanduk.

Bentrokan pecah setelah satu orang yang mengalami luka dievakuasi dari terminal utama oleh petugas medis setelah sempat ditahan oleh sekelompok pengunjuk rasa. Beberapa pegiat mengaku korban adalah aparat kepolisian China daratan yang melakukan penyamaran.

Sejumlah kendaraan polisi dihadang oleh pengunjuk rasa dan polisi anti huru-hara pun bergerak, memukul mundur massa dan menggunakan semprotan merica. Seorang polisi mengeluarkan pistol di salah satu kesempatan.

Pengunjuk rasa juga memblokade beberapa lorong di bandara dengan troli bagasi, palang logam dan sejumlah benda lainnya. Sedikitnya dua pengunjuk rasa dibawa pergi oleh aparat. Situasi akhirnya mereda setelah beberapa jam kemudian.

Aksi di bandara tersebut terjadi menyusul penutupan bandara yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Senin (12/8/2019). Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan operasi penerbangan mengalami "gangguan parah" pada Selasa dan penumpang yang hendak berangkat tak dapat mendatangi ruang imigrasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hong kong

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top