Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengamat : Jokowi Ingin Siapkan Kaum Milenial Jadi Pemimpin Masa Depan

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang menilai wacana mengakomodir kaum milenial dalam kabinet mendatang, menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  13:35 WIB
Ilustrasi-Peserta melakukan swafoto pada acara Spirit of Millennials Games Day 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/12/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi-Peserta melakukan swafoto pada acara Spirit of Millennials Games Day 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/12/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, KUPANG - Presiden Joko Widodo dinilai sedang berupaya menyiapkan generasi milenial untuk menjadi pemimpin masa depan.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang menilai wacana mengakomodir kaum milenial dalam kabinet mendatang, menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan.

"Jokowi sebagai presiden terpilih, dalam beberapa kesempatan melempar wacana ke publik terkait susunan kabinet dengan mengakomodir kaum milenial. Wacana ini secara politis, Jokowi mau mempersiapkan generasi sebagai pemimpin masa depan," kata Ahmad Atang kepada Antara di Kupang, Rabu (31/7/2019), terkait wacana menteri dari kalangan milenial.

Dia mengatakan, dengan memberi ruang kepada kaum muda untuk memimpin, menunjukkan bahwa Jokowi sebagai negarawan sedang mempersiapkan siapa penggantinya setelah tidak menjabat lagi sebagai Presiden.

Menurut dia, praktik seperti ini berlaku juga di negara-negara lain yang merekrut anak muda untuk menjadi menteri.

Ahmad Atang mengatakan, potensi anak muda memang pantas diperhitungkan, karena kelompok ini telah menempa diri melalui aktivitas organisasi kepemudaan.

"Kaum milenial memiliki idealisme, dan apabila diberikan kesempatan maka mereka akan dapat membuktikan kemampuan yang dimilikinya," kata Ahmad Atang.

Dia menambahkan, pandangan bahwa kaum milenial adalah anak muda yang belum berpengalaman, belum matang dalam pengambilan keputusan sudah saatnya diubah.

"Bagi saya ini langkah Jokowi merekrut kaum milenial dalam kabinet merupakan keputusan yang berani bahkan melawan arus, karena langkah ini hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yang nekat tanpa memperhitungkan risiko," katanya.

Artinya, jika Jokowi mampu mewujudkannya, maka akan tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang selalu berpihak pada kaum milenial, dan Jokowi bukan hanya melempar wacana namun mampu mempraktikkannya, kata mantan Pembantu Rektor I UMK itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi generasi milenial

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top