4 Penyebab Pelamar CPNS Sering Gagal Tahap Administrasi

Pemerintah membuka seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Oktober 2019. Salah satu syarat awal seleksi adalah kelengkapan administrasi. Namun jika tidak teliti pada tahap ini, maka bisa saja pelamar tidak lolos ke tahap berikutnya.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  11:03 WIB
4 Penyebab Pelamar CPNS Sering Gagal Tahap Administrasi
ASN Pemkot Bandung - Dea Andriyawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah membuka seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Oktober 2019. Salah satu syarat awal seleksi adalah kelengkapan administrasi. Namun jika tidak teliti pada tahap ini, maka bisa saja pelamar tidak lolos ke tahap berikutnya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan sejumlah kendala dialami pelamar CPNS tahun lalu. Hal itu karena beberapa syarat yang dianggap sepele namun sejatinya cukup penting diperhatikan.

Dia memilah beberapa kendala menjadi empat bagian. Pertama, database kependudukan yang tidak update, terutama kesulitan pelamar melakukan update Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di kantor kependudukam dan pencatatan sipil daerah dan pusat.

Kedua, sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan. Ketiga, KTP yang diunggah tidak jelas atau bukan KTP asli. Terakhir, sejumlah dokumen pendukung yang dilampirkan tidak lengkap.

"Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi," katanya melalui siaran resmi, Selasa (30/7/2019).

Di sisi lain, pada seleksi ASN yang direncanakan berlangsung Oktober 2019, dia memprediksi peserta seleksi akan mencapai 5,5 juta. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan dengan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yaitu sebanyak 3.636.251 juta pelamar.

Jumlah peserta seleksi CPNS 2018 tersebut dirinci dengan jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791. Adapun bagi Provinsi Papua diberikan sebanyak 12.831 dan Provinsi Papua Barat sejumlah 6.208.

Sementara itu, rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober 2019 akan dibuka dengan dua jenis pilihan, yakni seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap Kedua.

Total kebutuhan ASN nasional 2019 sebanyak 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K tahap kedua. Sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K tahap pertama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cpns, ASN

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top