Ini 8 Wilayah DAS Citarum yang dapat Bantuan Atasi Sampah dari Bank Dunia

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan delapan kabupaten/kota yang mendapat dana bantuan untuk mengatasi sampah di Sungai Citarum adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  12:03 WIB
Ini 8 Wilayah DAS Citarum yang dapat Bantuan Atasi Sampah dari Bank Dunia
Pekerja dengan menggunakan alat berat mengeruk aliran Sungai Citarum di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/6/2019). Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan masalah sampah di Sungai Citarum akan selesai dalam waktu lima tahun salah satu caranya dengan dana pinjaman dari bank dunia sebesar Rp 1,4 triliun melalui pemerintah pusat. - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Bisnis.com, BANDUNG -- Sebanyak delapan kabupaten/kota yang berada di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum akan mendapatkan dana bantuan untuk mengatasi sampah di sungai. 

Dana tersebut berasal dari bantuan Bank Dunia sebesar Rp 1,4 triliun, yang sudah disepakati sebelumnya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan persoalan sampah Sungai Citarum sudah dipetakan penanganannya sesuai dengan volume sampah yang mengarus ke sungai tersebut. Kawasan Metro Bandung–yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi—disebut sebagai penyumbang sampah sungai terbanyak.

Hal tersebut diungkapkan Emil–sapaan akrab Ridwan Kamil—setelah memimpin Rapat Persiapan dan Usulan Kebutuhan Penanganan Limbah Domestik DAS Citarum bersama Bupati Bekasi, Bupati Karawang, Bupati Cianjur, Bupati Purwakarta, Bupati Bandung Barat, Bupati Bandung, Wali Kota Cimahi dan Wali Kota Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (24/6/2019) petang.

"Ternyata 80 persen sampah Citarum datang dari Metro Bandung yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat," ucapnya.

Adapun 20 persen lainnya berasal dari Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi.

Dana bantuan akan dialokasikan kepada setiap daerah sesuai dengan proporsi permasalahannya. Emil menyatakan Metro Bandung akan mendapat dana bantuan terbesar, yakni Rp300 miliar.

"Anggarannya akan kami bagi sesuai proporsi persoalan sampahnya. Kalau dirupiahkan minimal Rp50 miliar per kabupaten/kota. Ada juga yang Rp100 miliar, Rp200 miliar, dan paling besar Rp300 miliar,” terangnya. 

Dengan suntikan dana dan komitmen bersama menangani sampah Citarum, Emil optimistis sungai sepanjang 300 kilometer (km) tersebut akan bebas dari sampah dalam 5 tahun.

Selain itu, semua kepala daerah yang hadir dalam rapat tersebut akan mengirimkan surat kesanggupan kepada Gubernur Jabar untuk ikut berperan serta dalam hal anggaran, di antaranya dengan melakukan pembebasan lahan, fasilitas, dan biaya operasional.

"Boleh juga nantinya untuk beli truk sampah yang canggih atau bikin biodigester raksasa," ujar Emil.

Menurutnya, kunci penyelesaian sampai Citarum adalah pencegahan sampah sejak dari rumah. Pasalnya, anggaran itu akan lebih banyak digunakan untuk pencegahan sampah habis di tempat serta pendirian bank sampah di tingkat kecamatan.

Selain itu, 15 persen atau sekitar Rp200 miliar dari anggaran yang ada akan digunakan untuk mengkaji hal non fisik, seperti kebijakan, edukasi, seminar, dan pelatihan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jabar, sungai citarum

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup