Pemerintah Fasilitasi Peserta Mudik Ramah Anak dan Disabilitas kembali ke Jakarta

Pemerintah memfasilitasi peserta mudik ramah anak dan disabilitas (MRAD) kembali ke Jakarta pada arus balik Lebaran 2019.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2019  |  14:29 WIB
Pemerintah Fasilitasi Peserta Mudik Ramah Anak dan Disabilitas kembali ke Jakarta
Ilustrasi-Penumpang memasuki peron di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (1/6/2019). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bisnis.com, SOLO - Anak-anak dan penyandang disabilitas yang turut mudik ke kampung halaman mulai kembali ke Jakarta.

Pemerintah memfasilitasi peserta mudik ramah anak dan disabilitas (MRAD) kembali ke Jakarta pada arus balik Lebaran 2019.

"Terkait fasilitasi ini kami menyadari bahwa ada yang harus dipenuhi atau diberikan. Tanpa diminta harus menyadari secara langsung untuk memenuhi kebutuhan disabilitas," kata inisiator MRAD Ilma Sovri Yanti Ilyas di sela pelepasan para pemudik di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof Dr Soeharso Surakarta, Minggu (9/6/2019).

Sovri mengatakan secara keseluruhan pada tahun ini jumlah peserta yang mengikuti program MRAD sebanyak 195 orang, 98 orang di antaranya penyandang disabilitas beragam.

Khusus dari Kota Solo ada 19 penyandang disabilitas dan 16 peserta anak-anak yang mengikuti program tersebut.

"Kami berharap melalui program ini bisa memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk melakukan seperti apa yang sudah kami dilakukan. Bisa dari perusahaan swasta, BUMN, maupun 'civil society'," kata Sovri.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta Ari Wibowo mengaku mengapresiasi kegiatan tersebut.

"Fasilitas sudah disediakan oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," kata Ari.

Ari mengatakan dalam pelaksanaan program tersebut Pemerintah Kota Surakarta baru terlibat sebanyak dua kali. Ke depan, pihaknya berharap bisa terus terlibat.

"Harapan kami ke depan fasilitas seperti ini bisa ditambah. Bila mungkin ada mudik mandiri dengan fasilitas angkutan umum pesawat, KA maupun bus. Jadi walaupun disabilitas tetap dapat fasilitas yang sifatnya umum juga," kata Ari.

Salah satu peserta Widodo mengatakan sudah dua kali mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya ikut arus mudik dari Jakarta ke Solo. Hari Minggu (2 Juni) sampai Solo. Perjalanannya nyaman dan lancar. Ke depan kalau ada ingin ikut lagi," kata Widodo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top