AHY : Selamat Jalan Memo, I love You and I Will Forever Miss You

Putra sulung Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono mengunggah foto kenangan terhadap ibunya di akun Instagramnya, Senin (3/6/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  02:14 WIB
AHY : Selamat Jalan Memo, I love You and I Will Forever Miss You
Putra Ibu Negara 2004-2014 Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono memanggul keranda jenazah Ibunda untuk dimandikan di KBRI Singapura, Sabtu (1/6/2019). - Reuters/Feline Lim

Bisnis.com, JAKARTA - Putra sulung Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono mengunggah foto kenangan terhadap ibunya di akun Instagramnya, Senin (3/6/2019).

Ia mengunggah foto lamanya, tengah diapit kedua orang tuanya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herrawati Yudhoyono sebelum menjadi siswa di SMA Taruna Nusantara.

Pada foto itu, pangkat presiden RI keenam, SBY masih letnan kolonel. Mantan ibu negara Ani Yudhoyono yang wafat pada 1 Juni 2019 di Singapura itu tetap dengan tampilan yang selalu cantik. Di foto itu, wajah Ani Yudhoyono terlihat masih segar dan muda.

“Dear Memo, Dulu engkau, meski dengan tetesan air mata, melepaskan aku dengan ikhlas kepada Negara dan Ibu Pertiwi, sejak aku diterima di SMA Taruna Nusantara, Magelang. Selanjutnya, atas restumu, aku memang benar-benar menjadi Anak Negara; menjadi Taruna Akademi Militer, dan kemudian mengabdi sebagai prajurit TNI,” kata AHY.

Agus mengakui, sebagai prajurit hidupnya amat terbatas untuk membaktikan diri kepada orang tua.

“Tapi aku jadi lebih banyak belajar tentang nilai-nilai perjuangan dan pengabdian tanpa mengenal batas ruang dan waktu, yang selalu engkau contohkan dalam kehidupan ini,” ucap suami Annisa Pohan ini.

Sejak menjadi prajurit, Agus mulai memahani karakter dan lingkungan yang membentuk ibunya sebagai putri dan istri seorang prajurit. Selain menjadi istri SBY, Ani Yudhoyono adalah putri ketiga Sarwo Edhie Wibowo, Gubernur AKABRI pada waktu itu.

Menurut Agus Yudhoyono, ibunya mewariskan nilai-nilai kejujuran dan kesetiaan; memiliki prinsip dan keyakinan; teguh pada pendirian di atas jalan yang lurus; berani membela dan menyuarakan kebenaran dan keadilan; berani menghadapi kehidupan yang penuh tantangan, suka duka dan jatuh bangun, dengan tegar dan semangat pantang menyerah; serta selalu bersyukur atas karunia Tuhan.

“Kini, meski juga dengan tetesan air mata, aku harus ikhlas melepas kepergianmu, ke hadapan sang Khalik, Allah SWT,” ujarnya. “Meski engkau telah tiada, insya Allah, nilai-nilai yang kau wariskan akan tetap hidup sepanjang usiaku di dunia ini. Selamat jalan Memo...
I love you, and I will forever miss you.”


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
agus harimurti

Sumber : Tempo.co

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup