Mendes Optimistis Entaskan Desa Tertinggal Hingga 9.000

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi optimistis status desa tertinggal akan mengalami penurunan hingga mencapai 9.000 pada akhir 2019.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 24 Mei 2019  |  01:03 WIB
Mendes Optimistis Entaskan Desa Tertinggal Hingga 9.000
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengikuti Rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/3/2019). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi optimistis status desa tertinggal akan mengalami penurunan hingga mencapai 9.000 pada akhir 2019.

"Saya yakin selama 5 tahun periode 2014-2019 ini, jumlah desa tertinggal akan terentaskan hingga akhir tahun 2019 menjadi 8.000—9.000 desa," tutur Mendes PDTT kata Eko Putro Sandjojo, dikutip dari laman Kemendesa.go.id, Kamis (23/5/2019).

Eko menyampaikan bahwa Kemendes PDTT telah berhasil melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yakni mengentaskan 5.000 desa tertinggal dan meningkatkan desa berkembang menjadi desa mandiri.

Target tersebut terlampaui berdasarkan data hasil pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa jumlah desa tertinggal mengalami penurunan sebesar 6.518 desa dari sebanyak 19.750 desa tertinggal pada 2014 menjadi 13.232 desa tertinggal pada 2018.

Adapun, untuk desa berkembang mengalami peningkatan sebesar 3.853 desa dari 51.026 desa pada 2014 menjadi 54.879 desa pada 2018.

"Target RPJMN sudah terlampaui, Namun, tugas kita belum selesai, Kita akan terus fokus untuk mengentaskan desa tertinggal di Indonesia. Keberhasilan ini, tentunya berkat kerja keras dari semua pihak yang telah bekerja keras dalam memastikan program dana desa maupun program kementerian lainnya berjalan dengan baik," katanya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa keberhasilan melampaui target tersebut tidak terlepas dari adanya program dana desa. Apalagi, dengan adanya program dana desa ini, desa juga terus semakin maju karena bisa terlihat dengan telah dibangunnya sejumlah infrastruktur.

Infrastruktur itu mencakup 191.600 kilometer jalan desa, 1.140.378 meter jembatan, 58.931 unit sarana irigasi, 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 50.854 unit PAUD, 24,820 unit posyandu, dan sejumlah pembangunan lainnya.

"Banyak pembangunan yang dilakukan secara masif di seluruh desa dengan adanya program dana desa. Dana desa juga menjadi salah satu faktor dari berkurangnya angka kemiskinan dan pengurangan angka stunting.

Dia menambahkan, untuk tahun ini, pihaknya berharap pemerintah desa bisa memprioritaskan anggaran dana desanya untuk pemberdayaan ekonomi dan masyarakat agar tarafnya meningkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dana desa, Kemendes-Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi

Sumber : kemendes.go.id

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top