Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019 : Jokowi Hargai Upaya Prabowo Ajukan Gugatan ke MK

Jokowi yang ditemani oleh calon wakil presiden Ma'ruf Amin mengatakan hasil rekapitulasi yang diumumkan oleh KPU merupakan sebuah kedaulatan rakyat.
Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019 : Jokowi Hargai Upaya Prabowo Ajukan Gugatan ke MK Amanda Kusumawardhani | 21 Mei 2019 14:27 WIB
Hasil Rekapitulasi Pilpres 2019 : Jokowi Hargai Upaya Prabowo Ajukan Gugatan ke MK
Calon Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Kabar24.com, JAKARTA — Calon presiden Joko Widodo meminta semua pihak untuk bersikap dewasa dalam menyikapi hasil rekapitulasi pemilihan umum yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (21/5/2019).

Dalam deklarasi kemenangannya, Jokowi yang ditemani oleh calon wakil presiden Ma'ruf Amin mengatakan hasil rekapitulasi yang diumumkan oleh KPU merupakan sebuah kedaulatan rakyat.

"Kedaulatan rakyat yang telah dilaksanakan itu kehendak rakyat yang telah dilaksanakan marilah kita hargai. Marilah kita hargai. Itu yang namanya dewasa, dalam berdemokrasi dewasa dalam melaksanakan pemilu," ujarnya di Kampung Deret, Kecamatan Johar Baru, Kelurahan Tanah Tinggi, Jakata Pusat, Selasa (21/5/2019).

Menanggapi langkah pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno yang menolak hasil rekapitulasi pemilu dan berencana menggugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK), Jokowi mengungkapkan apresiasinya terhadap rencana itu.

"Saya kira saya sangat menghargai apabila Pak Prabowo, Pak Sandi ke MK itu memang sebuah proses sesuai konstitusi sesuai dengan hukum dan Undang-undang yang kita miliki. Sangat menghargai," ujarnya.

SebelumnyaPrabowo juga menggelar konferensi pers pada Selasa (21/5/2019) untuk menanggapi penetapan hasil Pilpres 2019 yang diumumkan oleh KPU pada Selasa dini hari (21/5/2019).

Prabowo didampingi cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno dan pimpinan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dan petinggi Koalisi Adil-Makmur.

"Kami pihak paslon 02 menolak semua hasil perhitungan suara Pilpres 2019 yang diumumkan KPU dini hari tadi," jelasnya.

Menurutnya, keputusan Prabowo-Sandi masih sama seperti saat simposium pemaparan kecurangan Pilpres 2019 yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya pada 14 Mei silam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, prabowo subianto, Pilpres 2019

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top