Pemilu Berlangsung Aman, Presiden Jokowi Puji Kerja Keras TNI/Polri

Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja keras TNI/Polri dalam mengamankan Pemilu serentak 17 April 2019.
Newswire | 16 Mei 2019 18:53 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima bukti penyerahan zakat mal usai melakukan pembayaran di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5/2019). Presiden membayar zakatnya sebesar Rp55 juta. - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggaraan Pemilu 2019 berlangsung aman. Hal itu tidak terlepas dari peran TNI dan Polri yang menjaga situasi tetap berlangsung kondusif. 

Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi kerja keras TNI/Polri dalam mengamankan Pemilu serentak 17 April 2019.

"Pertama-tama saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit TNI dan Polri di seluruh Tanah Air atas dedikasi dan kerja keras dalam setiap pengerjaan tugas, atas kerja profesional saudara-saudara semuanya sehingga Pemilu serentak 17 April 2019 berjalan demokratis, jujur, aman dan damai. Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi atas kerja keras itu," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Presiden menyampaikan hal itu dalam acara buka puasa bersama keluarga besar TNI-Polri dan masyarakat.

Kegiatan buka bersama dengan Presiden Republik Indonesia bertema "Soliditas Sinergitas TNI-Polri Dalam Menjaga Stabilitas Nasional".

Acara tersebut dihadiri Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, para kepala staf angkatan, para menteri kabinet kerja, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarrudin Umar, Habib Lutfi bin Yahya dan ribuan prajurit TNI/Polri.

"Yang kedua, negara kita ini negara besar, jangan ada yang berpendapat negara ini negara kecil, negara kita ini, Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara besar, dengan berbagai macam suku, agama, ras, budaya adat tradisi berbeda-beda dan Alhamdulilah sampai saat ini seterusnya negara ini aman dan terus aman," tambah Presiden.

Menurut Presiden, stabilitas politik dan keamanan tersebut adalah syarat mutlak pembangunan bangsa Indonesia.

"Stabilitas politik dan keamanan itu tidak bisa terjadi kalau TNI dan Polri tidak solid dan kuat. Artinya apa? Saat ini kita bisa bekerja membangun negara ini karena TNI-Polri sangat solid dan bersatu, itu dilihat rakyat. Ini rakyat yang berbicara, saya hanya mendengar saja, senang rakyat kalau TNI-Polri bersatu, benar?" ungkap Presiden.

Presiden pun meminta agar TNI dan Polri merangkul seluruh elemen bangsa untuk membangun Indonesia.

"Agar TNI dan Polri merangkul seluruh elemen untuk membangun bangsa, menghalau paham dan kekuatan yang tidak sesuai konstitusi kita dan memangkas bibit-bibit terorisme yang dapat mengancam stabilitas keamanan kita," tegas Presiden.

Acara dibuka dengan marawis dan hadrah oleh para prajurit TNI-Polri, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran, serta salat magrib berjamaah. Saat salat magrib masih berlangsung, hujan turun di lokasi acara yang merupakan lapangan terbuka tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, polri, tni

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top