Buka-bukaan, Kivlan Zein Ancam Ungkap Aib SBY dan Wiranto

Buka-bukaan, Kivlan Zein Ancam Buka Aib SBY dan Wiranto
Newswire | 12 Mei 2019 15:45 WIB
Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) Mayjen TNI Purnawirawan Kivlan Zein (tengah) menghadiri unjuk rasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (9/5/2019). - ANTARA/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Komandan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (purn) Kivlan Zenmengancam akan membeberkan seluruh aib Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika kader Partai Demokrat terus menanggapi pernyataannya. "Nanti saya buka semua aibnya, jangan macam-macamlah SBY. Dari situ sudah licik dia to,” kata Kivlan, Sabtu (11/5/2019).

Kivlan meminta SBY agar tidak banyak tingkah kalau tidak ingin aibnya dibuka ke publik. “Saya tahu aib-aibnya semua ini, termasuk Wiranto."

Soal aib SBY, Kivlan juga meminta Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief bertanya kepada ketua umum Partai Demokrat itu tentang peristiwa pada 7 Oktober 1982 di Infantery Advance Corps atau sekolah lanjutan perwira, Fort Benning, Georgia. "Kenapa dia melarikan diri tiga hari dari kampus?"

Kivlan mengancam setelah Andi Arief menyebutnya pelaku bisnis massa demonstrasi. "Kivlan enggak peduli dengan berapa besar jatuh korban. Secara umum, Pak Kivlan tentara yang kurang mengerti taktik dan strategi dalam periode demokrasi sipil,” ujar Andi saat dihubungi Tempo pada Jumat, 10 Mei 2019.

Pernyataan Andi Arief ini merupakan balasan setelah Kivlan Zen menuding mantan aktivis mahasiswa itu adalah “setan gundul”. "Justru dia yang setan gundul. Andi Arief itu setan gundul, dia yang setan. Masak kita dibilang setan gundul.”

Menurut Kivlan Zen, politikus Partai Demokrat tak jelas “kelaminnya”. “Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nggak jelas kelaminnya, dia mau mencopot Prabowo supaya jangan jadi calon presiden dengan gayanya segala macam."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sby, prabowo subianto

Sumber : Tempo

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top