Ada Demo di Bawaslu, JL MH Thamrin Arah Bundaran HI-Harmoni Ditutup

Imbas aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu RI Jl MH Thamrin, Petugas Polisi Lalu Lintas menutup jalur Bundaran Hotel Indonesia menuju Harmoni Jakarta.
Ada Demo di Bawaslu, JL MH Thamrin Arah Bundaran HI-Harmoni Ditutup
Akhirul Anwar - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  15:02 WIB
Ada Demo di Bawaslu, JL MH Thamrin Arah Bundaran HI-Harmoni Ditutup
Aksi massa di depan gedung Bawaslu Jl MH Thamrin Jakarta, Jumat (10/5/2019)/JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Imbas aksi demonstrasi di depan gedung Bawaslu RI Jl MH Thamrin, Petugas Polisi Lalu Lintas menutup jalur Bundaran Hotel Indonesia menuju Harmoni Jakarta.

Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui akun TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro pada Jumat (10/5/2019) pukul 14.32 WIB. 

"Kegiatan penyampaian pendapat di dpn Gd Bawaslu Jakpus petugas lakukan penutupan di Thamrin HI arah Harmoni."

Massa aksi dari Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran atau Gerak mulai berkumpul di Gedung Badan Pengawas Pemilu. Peserta terdiri atas bapak-bapak dan ibu-ibu.

Polisi pun terlihat memperketat pengamanan. aparat tersebar di beberapa titik sekitar Bawaslu. Kawat berduri juga membentang di sekitar lokasi aksi.

Gerak merupakan inisiasi dari Mayjen (purn) Kivlan Zen, Letjen (purn) Syarwan Hamid, anggota Penasihat Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana, dan kawan-kawan.

Ini adalah aksi kedua mereka setelah kemarin, Kamis (9/5/2019) tidak bisa melakukan demonstrasi. Alasannya mereka tidak memiliki izin.

Saat aksi yang tidak memiliki izin, Eggi menjelaskan bahwa Gerak mendatangi Bawaslu untuk meminta penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan Jokowi-Amin. Dia menilai pasangan nomor urut 01 ini melakukan kecurangan.

Eggi mencontohkan kecurangan tersebut di antaranya surat suara yang sudah tercoblos di Malaysia dan Boyolali, Jawa Tengah. Padahal ketika itu pemungutan belum berlangsung.

Di demo kali ini Eggi bakal kekeh untuk bertemu dengan pihak Bawaslu.

“Mau ngomong laporan dong ke Bawaslu kenapa tidak lakukan diskualifikasi atau menegur [Jokowi-Amin],” katanya, Kamis (9/5/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bawaslu

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top