Tim Milenial TKN: Pemuda Pantang Cengeng dan Mengemis Jabatan

Sebagai perwakilan kaum muda dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Tim Milenial menegaskan sikap bahwa sebagai pemuda, harus mampu berkarya tanpa cengeng meminta jabatan.
Aziz Rahardyan | 07 Mei 2019 23:49 WIB
Erick Thohir saat memberikan kata sambutan pada acara Milenials Ketuk Pintu, Minggu (17/3/2019). - Bisnis/Feni Freycinetia Fitriani/Feni.jpg

Bisnis.com, JAKARTA — Sebagai perwakilan kaum muda dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Tim Milenial menegaskan sikap bahwa sebagai pemuda, harus mampu berkarya tanpa cengeng meminta jabatan.

Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa Tim Milenial pendukung Jokowi-Ma'ruf didominaai kalangan profesional, sehingga tak perlu meminta-minta jabatan. Kecuali diberi amanah dan tanggung jawab mengabdi pada negara

"Kalau generasi muda dikasih-kasih [jabatan] itu generasi cengeng. Bukan generasi diberi, kalau memberi iya. Kita tak mau diberi-beri," kata Bahlil di Posko Cemara TKN Jokowi-Ma'ruf, Selasa (7/5/2019).

"Tapi kalau teman-teman saya ini diberikan amanah dan diberikan untuk kebaikan bangsa dan negara, siapapun negara yang memanggil wajib mengabdikan bagi bangsa dan negara," tambah pengusaha yang sekaligus Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini.

Senada dengan Bahlil, Wakil Direktur Milenial TKN Arief Rosyid Hasan dalam kesempatan yang sama, bahkan menyebut Tim Milenial tak akan bubar, tetapi siap mengkritik, memberi masukan, dan mengawal pemerintahan selepas Pemilu Serentak 2019.

"Taulah kita yang mana kita harus bela-belain, yang mana kita harus kritik. Dalam konteks ini kita sepakat, Milenial di Jokowi ini InsyaAllah tidak sekadar menjadi pendulang suara, tetapi ke depan akan betul-betul diberdayakan sehingga pembangunan prioritas, misalnya sumber daya manusia (SDM) bisa terlaksana dengan baik," jelas Arief.

Oleh sebab itu, anggota Tim Milenial TKN sekaligus Koordinator Relawan KITASATU Pradana Indraputra mengimbau semua anak muda Indonesia untuk bersatu dan berkarya dalam berbagai bidang.

Menurutnya, pemuda harus bersatu membangun inkubator startup (perusahaan rintisan) dengan banyak menjalin relasi, memajukan industri kreatif seperti game dan musik, ikut mengelaborasi pendidikan, dan membangun ekonomi dengan menggelar acara-acara atau lomba berbasis kreativitas yang 'milenial banget'.

"Kami Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf Amin mengajak seluruh anak muda, bukan hanya pendukung pak Jokowi. Sebabn Pilpres sudah selesai, tidak ada 01 dan 02, sekarang kembali ke Persatuan Indonesia. Kita harus kembali kuliah, kerja, saatnya bangun kembali negara kita," ujar Dana.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, generasi milenial

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup